Menlu: Indonesia Akan Kirim Kapal Rumah Sakit untuk Rakyat Palestina
Kamis, 04 Januari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia tidak akan menyerah, Indonesia akan terus berupaya, kita tahu bahwa yang kita perjuangkan adalah bukan yang hal yang mudah tapi saya selalu sampaikan kita sudah memilih untuk berada di sisi sejarah untuk membela kemanusiaan dan keadilan bagi bangsa Palestina,"ucapnya.
Baca juga: Menlu Retno: Serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza Adalah Pelanggaran Hukum Humaniter Internasional
Selain itu, permasalahan Palestina juga disampaikan Indonesia kepada UNRWA. Di mana Indonesia akan memberikan kontribusi secara voluntary, sukarela kepada lembaga yang menangani pengungsi Palestina.
"Pada saat saya ketemu dengan kepala UNRWA saya juga mengatakan untuk tahun ini kita akan tiga kali lipat kontribusi voluntary kita kepada UNRWA. Yang berarti kalau kita menyumbang ke UNRWA, maka penyalurannya akan diperuntukkan kepada pengungsi-pengungsi yang ada di Palestina," ucapnya.
Retno menceritakan gambaran yang sangat memprihatinkan mengenai kondisi para pengungsi di Gaza. "Waktu itu disampaikan oleh mereka bahwa satu toilet itu diperuntukkan untuk 700 orang. Jadi bisa dibayangkan kondisi kemanusiaan yang harus dijalani oleh masyarakat Palestina di Gaza," tuturnya.
Baca juga: Menlu Retno: Serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza Adalah Pelanggaran Hukum Humaniter Internasional
Selain itu, permasalahan Palestina juga disampaikan Indonesia kepada UNRWA. Di mana Indonesia akan memberikan kontribusi secara voluntary, sukarela kepada lembaga yang menangani pengungsi Palestina.
"Pada saat saya ketemu dengan kepala UNRWA saya juga mengatakan untuk tahun ini kita akan tiga kali lipat kontribusi voluntary kita kepada UNRWA. Yang berarti kalau kita menyumbang ke UNRWA, maka penyalurannya akan diperuntukkan kepada pengungsi-pengungsi yang ada di Palestina," ucapnya.
Retno menceritakan gambaran yang sangat memprihatinkan mengenai kondisi para pengungsi di Gaza. "Waktu itu disampaikan oleh mereka bahwa satu toilet itu diperuntukkan untuk 700 orang. Jadi bisa dibayangkan kondisi kemanusiaan yang harus dijalani oleh masyarakat Palestina di Gaza," tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :