Oknum Tentara Aniaya Relawan Ganjar-Mahfud, Ini Kata Panglima TNI
Senin, 01 Januari 2024 - 00:46 WIB
loading...
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers usai rapat pemantauan monitoring perayaan malam tahun baru di Polda Metro Jaya, Minggu (31/12/2023) malam. FOTO/MPI/GIFFAR RIVANA
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tak berkomentar banyak terkait dugaan penganiayaan oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. Agus hanya menegaska peristiwa itu sudah ditangani oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) setempat.
"Jadi itu Dandim sudah berikan pernyataan ya, tentang kejadian yang di Boyolali itu. Kemudian Dandim juga sudah melakukan langkah-langkah, memberikan santunan dan sebagainya," kata Agus usai rapat pemantauan monitoring bersama Kapolri di Polda Metro Jaya, Minggu (31/12/2023) malam.
Saat ditanya soal sanksi yang akan diberikan kepada oknum TNI yang diduga menganiaya, Agus memberikan kewenangan sepenuhnya kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
"Saya rasa itu ranahnya bapak KSAD ya. Bapak KASAD sudah memerintahkan satuan terkaitnya untuk menangani masalah itu," ujar Panglima.
Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang menjadi korban pengeroyokan oleh oknum TNI di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (31/12/2023) malam.
Ganjar mengungkapkan bahwa total ada tujuh orang korban. Dua di antaranya masih menjalani pengobatan di rumah sakit.
"Jadi itu Dandim sudah berikan pernyataan ya, tentang kejadian yang di Boyolali itu. Kemudian Dandim juga sudah melakukan langkah-langkah, memberikan santunan dan sebagainya," kata Agus usai rapat pemantauan monitoring bersama Kapolri di Polda Metro Jaya, Minggu (31/12/2023) malam.
Saat ditanya soal sanksi yang akan diberikan kepada oknum TNI yang diduga menganiaya, Agus memberikan kewenangan sepenuhnya kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
"Saya rasa itu ranahnya bapak KSAD ya. Bapak KASAD sudah memerintahkan satuan terkaitnya untuk menangani masalah itu," ujar Panglima.
Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang menjadi korban pengeroyokan oleh oknum TNI di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (31/12/2023) malam.
Ganjar mengungkapkan bahwa total ada tujuh orang korban. Dua di antaranya masih menjalani pengobatan di rumah sakit.
Lihat Juga :