Menebar Optimisme Indonesia melalui Perayaan Natal dan Tahun Baru
Sabtu, 30 Desember 2023 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Walau seringkali masyarakat dilanda kekhawatiran akan potensi serangan terorisme pada perayaan Natal dan Tahun Baru, kekuatan ajaran cinta kasih dan perdamaian dalam diri masing-masing individu selalu bisa melahirkan optimisme dan suka cita. Cinta kasih adalah fitrah kehidupan manusia.
"Kita semua diciptakan untuk saling mencintai dan mengasihi, tanpa memandang perbedaan agama, suku, ras, atau latar belakang lainnya," tuturnya.
Baca juga: Mahfud MD Tekankan Pentingnya Sikap Toleransi Dimiliki Masyarakat Indonesia
Romo Benny menambahkan keragaman dan kemajuan di Indonesia sebenarnya tidak pernah mengalami masalah yang berarti. Sayangnya, gesekan antarkelompok masyarakat seringkali disebabkan karena para elit politik yang memanipulasi perbedaan untuk kepentingan politik mereka.
Untuk mengatasi hal tersebut, lanjutnya, Pancasila dapat menjadi ideologi yang menyatukan segala perbedaan anak bangsa. Hal ini dibuktikan dengan Indonesia yang terdiri dari 714 suku, etnis, dan ratusan agama serta budaya, tetapi semuanya dapat bersatu dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Pancasila mampu menyatukan bangsa ini karena digali oleh Bung Karno dari bumi Indonesia. Pancasila akhirnya menjadi ideologi yang mempengaruhi cara berpikir, bertindak, dan berelasi kita. Meskipun kita berbeda agama, keyakinan, suku, profesi, atau ideologi, kita dapat bersatu karena memiliki ikatan kebangsaan yang satu, yaitu Pancasila," kata Romo Benny.
"Kita semua diciptakan untuk saling mencintai dan mengasihi, tanpa memandang perbedaan agama, suku, ras, atau latar belakang lainnya," tuturnya.
Baca juga: Mahfud MD Tekankan Pentingnya Sikap Toleransi Dimiliki Masyarakat Indonesia
Romo Benny menambahkan keragaman dan kemajuan di Indonesia sebenarnya tidak pernah mengalami masalah yang berarti. Sayangnya, gesekan antarkelompok masyarakat seringkali disebabkan karena para elit politik yang memanipulasi perbedaan untuk kepentingan politik mereka.
Untuk mengatasi hal tersebut, lanjutnya, Pancasila dapat menjadi ideologi yang menyatukan segala perbedaan anak bangsa. Hal ini dibuktikan dengan Indonesia yang terdiri dari 714 suku, etnis, dan ratusan agama serta budaya, tetapi semuanya dapat bersatu dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Pancasila mampu menyatukan bangsa ini karena digali oleh Bung Karno dari bumi Indonesia. Pancasila akhirnya menjadi ideologi yang mempengaruhi cara berpikir, bertindak, dan berelasi kita. Meskipun kita berbeda agama, keyakinan, suku, profesi, atau ideologi, kita dapat bersatu karena memiliki ikatan kebangsaan yang satu, yaitu Pancasila," kata Romo Benny.
Lihat Juga :