Gibran Diprediksi Kuasai Ekonomi Digital dalam Debat Cawapres

Rabu, 20 Desember 2023 - 17:25 WIB
loading...
Gibran Diprediksi Kuasai...
Capres-Cawapres sebelum acara Debat perdana Pilpres 2024. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Debat Pilpres 2024 babak kedua akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (22/12/2023). Debat kali ini mengangkat tema ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Pengamat ekonomi digital, Heru Sutadi melihat tiga calon wakil presiden (cawapres) yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD, memiliki strategi masing-masing dalam debat Pilpres 2024 babak kedua. Sebab, mereka memiliki Pengalaman yang berbeda-beda.

"Cawapres tentu memiliki strategi dan pengalaman berbeda. Ini yang perlu dielaborasi, keberhasilan dan kegagalannya," kata Heru dalam keterangannya, Rabu (20/12/2023).

Menurut Heru, potensi ekonomi digital di Indonesia memang sangat tinggi, tapi sayangnya keamanan sibernya rendah. Masih banyak terjadi kebobolan data pribadi, yang membuat konsumen atau masyarakat mereka tidak aman.

"Potensi ekonomi digital kita tinggi, tapi tantangan juga besar. Bagaimana strategi kita bisa menjawab tentang infrastruktur internet broadband yang belum merata, keamanan siber, dan keamanan data," kata Heru.

Karena itu, keamanan siber menjadi salah satu hal yang ingin didengar masyarakat dalam debat cawapres. "Juga UMKM kita yang belum semua terdigitalkan. Itu beberapa yang ingin kita dengar dalam debat Cawapres mendatang," katanya.

Peluang dan tantangan ekonomi digital hari ini kian beragam. Ada yang mereguk sukses, ada juga yang gagal. Saat ini banyak perusahaan startup, baik unicorn maupun decacorn, kolaps dan terpaksa melakukan PHK besar-besaran.

Kemudian ada juga masalah pinjaman online yang merajalela, judi online, dan membanjirnya produk asing di era e-commerce yang bersifat borderless. Kompleksnya peluang dan tantangan ekonomi digital harus bisa dielaborasi oleh para cawapres.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, di atas kertas, Gibran memiliki keuntungan dalam debat cawapres. Sebab, ia berpengalaman sebagai seorang pengusaha dan kepala daerah.

"Kelihatannya Gibran akan masuk di situ, ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital. Memang dia kan pengusaha, pelaku usaha, kepala daerah," kata Ujang Komarudin dalam keterangannya, Rabu (20/12/2023).

Selain itu, Gibran juga akan diuntungkan karena usianya masih muda, sehingga lebih mendalami isu ekonomi digital. "Dia kan juga masih muda, tentu perhatiannya akan lebih besar soal ekonomi digital yang saat ini sedang digandrungi anak-anak muda. Jadi kalau soal ekonomi digital, saya melihat, bisa jadi Gibran akan memahami, akan menguasai, karena memang kelihatannya banyak bergelut di bidang itu," ujarnya.

Ujang menilai Gibran akan mampu tampil gemilang dengan bekal pemahaman terkait start-up dan ekonomi digital. "Jadi kalau saya melihat, khususnya di ekonomi start-up atau ekonomi digital, Gibran akan mampu secara taktis, merespons dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari moderator dan lawan debat," katanya.

Kendati demikian, Ujang mempediksi ketiga cawapres akan tampil habis-habisan untuk memukau publik. "Ketiganya akan mencari kelebihan masing-masing, mencari sisi positif masing-masing, dan mampu mengeluarkan kelebihan masing-masing untuk bisa mendapatkan kredit poin dari publik," katanya.

Ujang mengungkap harapan publik agar para cawapres mampu menyampaikan gagasan terbaik mereka. "Kita berharap, mereka berharap mereka menyampaikan visi misi, program, terbaik secara substantif agar kita semua detail dan secara komprehensif, bukan sekadar merespons kondisi atau isu aktual, menjawab pertanyaan, tetapi harus paham secara substansial," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
KontraS Tolak Wapres...
KontraS Tolak Wapres Gibran Jenguk Andrie Yunus di RSCM, Ini Alasannya
Gugatan Bonatua Soal...
Gugatan Bonatua Soal Ijazah Gibran Dikabulkan, KIP Beri Waktu 14 Hari Kemendikdasmen Ajukan Keberatan
Rekomendasi
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved