PP Pemuda Katolik Tekankan Persatuan di Pemilu hingga Lanjutkan IKN
Senin, 18 Desember 2023 - 01:28 WIB
loading...
Pengurus Pusat Pemuda Katolik menggelar Konferensi Cendekiawan dan Akademisi dalam rangka menyongsong Pemilu 2024 dengan tema Melangkah Pasti Menuju Indonesia Emas 2045. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Pusat Pemuda Katolik menggelar Konferensi Cendekiawan dan Akademisi dalam rangka menyongsong Pemilu 2024 dengan tema 'Melangkah Pasti Menuju Indonesia Emas 2045'. Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma mengungkapkan pihaknya dalam konferensi tersebut mengeluarkan beberapa rekomendasi.
Di antaranya adalah menekankan untuk menjaga persatuan-kesatuan saat Pemilu 2024 hingga melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). "Dengan demikian, menghadapi Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, kita semua diharapkan mampu menjaga kondusifitas dan tidak termakan isu-isu yang memecah belah anak bangsa. Partisipasi dan gagasan konkret dari cendekiawan dan akademisi katolik dapat memberikan kontribusi yang sangat berharga dalam memastikan bahwa proses politik di Indonesia mendukung keberlanjutan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045," kata Gusma kepada awak media, Minggu (17/12/2023).
Gusma menjelaskan, terkait Pancasila kuat Indonesia maju, Pemuda Katolik mendorong penyelenggaraan program pendidikan Pancasila yang kekinian dan relevan dengan kebutuhan Gen Z. Kemudian, Pemuda Katolik juga mendorong calon pemimpin untuk mengadopsi prinsip kepemimpinan yang berlandaskan Pancasila, seperti transparansi, keadilan, dan tanggung jawab.
"Pemuda Katolik mengingatkan kandidat yang berkontestasi dalam pemilu untuk menghindari kampanye hitam dan strategi politik yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila," ujarnya.
Lalu, dari segi pembangunan SDM kompetitif dan adaptif menuju Indonesia maju, Pemuda Katolik mendorong komitmen penyelenggara negara terhadap penanganan stunting sejak dini melalui pemberian gizi yang berkualitas, seimbang, dan gratis.
Di antaranya adalah menekankan untuk menjaga persatuan-kesatuan saat Pemilu 2024 hingga melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). "Dengan demikian, menghadapi Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, kita semua diharapkan mampu menjaga kondusifitas dan tidak termakan isu-isu yang memecah belah anak bangsa. Partisipasi dan gagasan konkret dari cendekiawan dan akademisi katolik dapat memberikan kontribusi yang sangat berharga dalam memastikan bahwa proses politik di Indonesia mendukung keberlanjutan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045," kata Gusma kepada awak media, Minggu (17/12/2023).
Gusma menjelaskan, terkait Pancasila kuat Indonesia maju, Pemuda Katolik mendorong penyelenggaraan program pendidikan Pancasila yang kekinian dan relevan dengan kebutuhan Gen Z. Kemudian, Pemuda Katolik juga mendorong calon pemimpin untuk mengadopsi prinsip kepemimpinan yang berlandaskan Pancasila, seperti transparansi, keadilan, dan tanggung jawab.
"Pemuda Katolik mengingatkan kandidat yang berkontestasi dalam pemilu untuk menghindari kampanye hitam dan strategi politik yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila," ujarnya.
Lalu, dari segi pembangunan SDM kompetitif dan adaptif menuju Indonesia maju, Pemuda Katolik mendorong komitmen penyelenggara negara terhadap penanganan stunting sejak dini melalui pemberian gizi yang berkualitas, seimbang, dan gratis.
Lihat Juga :