Terima Tantangan KPK, Ganjar: Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi

Kamis, 14 Desember 2023 - 18:29 WIB
loading...
Terima Tantangan KPK,...
Capres nomor urut tiga yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo di Kabupaten Bekasi, Kamis (14/12/2023). Foto/Irfan Maulana/MPI
A A A
BEKASI - Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ganjar Pranowo , siap menghadiri tantangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyampaikan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.

Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung pada awal atau pertengahan Januari 2024. Ganjar mengaku bahwa dirinya telah menjalankan komitmen tersebut ketika menjadi Gubernur Jawa (Jateng) selama dua periode.

Di mana, Ganjar memiliki jargon mboten korupsi, mboten ngapusi yang artinya jangan korupsi, jangan berbohong. Baca juga: Warga Sambut Antusias Ganjar di Bekasi, Teriakan Ganjar Presiden Menggema

"Oh iya kalau kita jelas 10 tahun saya jadi Gubernur, mboten korupsi, mboten ngapusi. Itu pertunjukkan yang paling," jelas Capres nomor urut 3 tersebut usia menemui ribuan masyarakat di pasar modern Marakash, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, (14/12/2023).

Kata dia, selama menjadi Gubernur, Ganjar mengajak KPK untuk memberikan pendidikan antikorupsi di lembaga-lembaga pendidikan. Menurutnya, ini merupakan upaya pencegahan korupsi sejak dini.

"Saya juga bukan hanya membuat sekolah ant korupsi di seluruh SMA, SMK, termasuk pendidikan di bawah kabupaten kota, 35 kabupaten kota, bupatinya, wali kotanya semua tanda tangan. Karena pencegahan itu penting, tidak hanya penindakan," tegas Ganjar.

Sebelumnya diberitakan, KPK berencana mengundang para capres-cawapres untuk membahas isu pemberantasan korupsi. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebutkan rencana itu bakal dilakukan pada Januari mendatang.

"Iya kita akan mengundang, akan bikin forum sendiri khusus untuk isu antikorupsinya. Kita akan undang di sekitar awal atau pertengahan Januari," ujar Ghufron kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Ghufron menjelaskan kegiatan itu dilakukan untuk memastikan komitmen dari seluruh capres dalam memberantas korupsi di Indonesia. Selain itu, ia mengatakan nantinya pertemuan itu bukan berbentuk debat, melainkan pemaparan visi dan misi dari para capres maupun cawapres.

"Jadi KPK nanti untuk mengawal dan kemudian memastikan komitmen para capres pada agenda-agenda pemberantasan korupsi, KPK akan mengadakan momen sendiri," jelasnya.

"Bukan debat ya, tapi kita akan bikin momen bagaimana visi-misi dia (capres) dalam perspektif memberantas korupsi," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Berita Terkini
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Infografis
5 Kolonel Terima Tanda...
5 Kolonel Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved