Kunjungan ke Bekasi, Ganjar Jelaskan Program KTP Sakti

Kamis, 14 Desember 2023 - 17:34 WIB
loading...
Kunjungan ke Bekasi,...
Capres nomor urut tiga yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo ketika memaparkan program KTP Sakti di Kabupaten Bekasi, Kamis (14/12/2023). Foto/Danandaya Arya Putra/MPI
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo bakal meluncurkan program KTP Sakti bila terpilih menjadi Presiden periode 2024-2029. Para penerima manfaat cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, tanpa kartu-kartu lain.

Dirinya memberikan contoh bila seorang petani memiliki tanah dua hektar maka akan mendapatkan subsidi bantuan dari pemerintah. Petani tersebut tinggal membawa KTP untuk menerima manfaat tersebut.

"Kang Norman petani, mohon maaf, umpama kang Norman masuk kategori miskin, maka kang Norman berdasarkan data yang ada di KTP, satu profesinya petani, pasti kita tahu, punya tanah atau tidak. Kalau tidak punya tanah sendiri, masuknya penggarap, kalau penggarap, nanti dia berapa luasannya," ucap Ganjar ketika memaparkan program KTP Sakti di Kabupaten Bekasi, Kamis (14/12/2023).

"Kalau petani yang dapat subsidi maksimum 2 hektare, maka di data itu kang norman akan mendapat alokasi," sambungnya. Baca juga: Visi Misi Ganjar-Mahfud: Menerapkan 5R Ekonomi Sirkuler

Dia mengatakan, lewat KTP yang saat ini telah dimiliki masyarakat, nantinya pemerintah akan mendata keluarga miskin yang berhak menerima bantuan. Hanya dengan menggunakan KTP, penerima manfaat bisa mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah seperti, program keluarga harapan (PKH), layanan kesehatan, dan akses pendidikan.

"Ukuran keluarga miskin itu apa, nanti tinggal masuk dalam chip KTP, begitu sudah masuk, maka itu menjadi KTP Sakti. Itulah KTP Sakti yang sekarang kita siapkan dengan data yang benar, distribusi akan benar," katanya.

Sebagai informasi, program KTP Sakti ala Ganjar-Mahfud bertujuan untuk menyelesaikan persoalan rakyat, utamanya berkaitan kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok. KTP Sakti menjadi program yang menyempurnakan kebijakan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Nantinya, rakyat tidak perlu memiliki banyak kartu demi mendapat bantuan. Cukup menunjukkan KTP, maka ada akses untuk berbagai kepentingan pendidikan, kesehatan, sembako, dan lain-lain.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Rekomendasi
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved