Anies Singgung Orang Dalam di Debat Capres, Pakar Kaitkan TGUPP dengan Ordal
Rabu, 13 Desember 2023 - 18:13 WIB
loading...
Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menyoroti pernyataan Capres Anies Baswedan menyinggung tentang fenomena orang dalam atau Ordal. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menyoroti pernyataan Calon Presiden Anies Baswedan menyinggung tentang fenomena orang dalam atau Ordal. Pernyataan itu dinilai Trubus seperti menepuk air di dulang terpercik muka sendiri.
Trubus menyinggung saat Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Disebutnya juga menaruh "Ordal" atau orang dekat di sejumlah posisi, di Komisaris LRT Jakarta, Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro), hingga Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
"Dia pernah menjabat sebagai gubernur terus ada orang-orang dekatnya juga yang masuk menjabat posisi-posisi "orang dalam". Kayak LRTJ, (eks) Komisaris Jakpro, itu kan orang dekatnya. Yang di TGUPP "orang dalam" semua," ujar Trubus, Rabu (13/12/2023).
Baca juga: Reaksi Anies saat Disinggung Orang Dalam Bisa Keluarkan Sertifikat Vaksin Tanpa Disuntik
Karena itu, pernyataan Anies seperti 'menepuk air di dulang terpercik muka sendiri'. Selama menjabat sebagai gubernur, kata Trubus, beberapa orang dekat Anies menjabat posisi strategis.
"Pernyataannya saya kira akan menjadi bumerang. Jadi kalau memahami "orang dalam" ini kan jadinya seperti terpercik muka sendiri jadinya," terang Trubus.
Trubus juga melihat pernyataan Anies tentang demokrasi yang buruk terlalu berlebihan. Sebab, Anies terpilih menjadi gubernur DKI karena diusung oleh partai politik yang menjadi oposisi. Ia juga menilai Anies tidak akan menjadi gubernur jika demokrasi tidak berjalan.
Trubus menyinggung saat Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Disebutnya juga menaruh "Ordal" atau orang dekat di sejumlah posisi, di Komisaris LRT Jakarta, Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro), hingga Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
"Dia pernah menjabat sebagai gubernur terus ada orang-orang dekatnya juga yang masuk menjabat posisi-posisi "orang dalam". Kayak LRTJ, (eks) Komisaris Jakpro, itu kan orang dekatnya. Yang di TGUPP "orang dalam" semua," ujar Trubus, Rabu (13/12/2023).
Baca juga: Reaksi Anies saat Disinggung Orang Dalam Bisa Keluarkan Sertifikat Vaksin Tanpa Disuntik
Karena itu, pernyataan Anies seperti 'menepuk air di dulang terpercik muka sendiri'. Selama menjabat sebagai gubernur, kata Trubus, beberapa orang dekat Anies menjabat posisi strategis.
"Pernyataannya saya kira akan menjadi bumerang. Jadi kalau memahami "orang dalam" ini kan jadinya seperti terpercik muka sendiri jadinya," terang Trubus.
Trubus juga melihat pernyataan Anies tentang demokrasi yang buruk terlalu berlebihan. Sebab, Anies terpilih menjadi gubernur DKI karena diusung oleh partai politik yang menjadi oposisi. Ia juga menilai Anies tidak akan menjadi gubernur jika demokrasi tidak berjalan.
Lihat Juga :