Debat Soal Papua dan HAM, Pengamat: Ganjar dan Anies Nilai Plus, Prabowo Tidak Memiliki Pandangan

Rabu, 13 Desember 2023 - 14:11 WIB
loading...
Debat Soal Papua dan...
Capres nomor urut 1 dan 3, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo memiliki nilai plus dalam debat capres saat membahas mengenai permasalahan konflik dan pelanggaran HAM di Papua. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 dan 3, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo memiliki nilai plus dalam debat capres saat membahas mengenai permasalahan konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua. Hal itu disampaikan pengamat militer dari Centra Initiative Al Araf

“Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar itu cukup jelas dan clear menyampaikan pandangan yang baik terkait dengan komitmennya dalam isu penyelesaian HAM masa lalu, dalam isu reformasi hukum,” kata Al Araf dalam diskusi Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

“Jadi saya kalau mau bilang kedua kandidat ini memiliki nilai plus dalam komitmen dan pandangannya untuk empat isu tersebut,” sambungnya.

Meski begitu, Al Araf menilai hal tersebut tidak terlihat dari Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo lebih bermasalah terhadap isu yang dibahas dalam debat capres tersebut.

“Ketimbang dengan Prabowo-Gibran, yang saya lihat tidak memiliki pandangan yang jelas dan clear. Justru bermasalah dalam beberapa isu terkait dengan Papua. Saya melihat paslon dua jauh lebih banyak persoalan dengan isu tersebut,” ujarnya.

Baca: Analisis Drone Emprit soal Debat Capres: Ganjar Paling Kecil Sentimen Negatifnya

Menurutnya, jika Prabowo mengedepankan dua pendekatan khususnya pendekatan tentang penguatan aparat dan penegakan hukum dalam penyelesaian konflik Papua, hal itu tidak akan menyelesaikan masalah.

“Sudah berulang kali pendekatan penguatan aparat keamanan berlangsung di Papua sebagai jalan penyelesaian konflik Papua, tetapi yang terjadi konflik tidak selesai, yang ada adalah kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia,” ujarnya.

“Jadi kalau yang dimaksud paslon nomor 2 penguatan aparat dan penegakan hukum ada dalam konteks pendekatan keamanan, maka itu artinya pilihan pendekatan keamanan dengan jalan yang represif. Yang itu tentu sesuatu yang sudah berulang kali dilakukan dan gagal dilakukan dan justru menimbulkan kekerasan dan pelanggaran HAM di Papua,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat perdana calon presiden pada Selasa (12/12/2023). Diketahui, dalam debat perdana itu bertemakan Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Gibran Sosialisasikan...
Wapres Gibran Sosialisasikan Program Kampung Haji saat Hadiri Haul Pendiri NU
Ubedilah Badrun dkk...
Ubedilah Badrun dkk Dirikan Barisan Oposisi Indonesia, Ini Tujuannya
Ajak Masyarakat Dukung...
Ajak Masyarakat Dukung Prabowo-Gibran, Pasbata: Saatnya Bekerja Bukan Berdebat
Setahun Pemerintahan...
Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rampai Nusantara: Soliditas Koalisi Harus Dimanfaatkan
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Wapres Filipina Sara...
Wapres Filipina Sara Duterte Maju sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2028
Trump akan Dihukum terkait...
Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024
Habib Rizieq Serukan...
Habib Rizieq Serukan PA 212 Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, tapi Tetap Kritis
Rekomendasi
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Hasil Survei: Elektabilitas...
Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Kalahkan Prabowo dan Anies
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved