Ganjar Dukung Kebebasan Pers dan Minta Pemerintah Enggak Baperan kalau Dikritik
Kamis, 30 November 2023 - 17:26 WIB
loading...
Calon presiden (capres) Partai Perindo Ganjar Pranowo sangat mendukung kebebasan berpendapat, termasuk kebebasan pers. Foto/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) Partai Perindo Ganjar Pranowo sangat mendukung kebebasan berpendapat, termasuk kebebasan pers. Hal tersebut diungkapnya saat dialog terbuka antara pers dan capres di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Ganjar yang dikenal sebagai sosok pemimpin muda, energetik, merakyat, berprestasi, berpengalaman, dan family man itu mengatakan, salah satu bentuk dukungan terhadap kebebasan pers adalah pemerintah tidak boleh bawa perasaan (baper) saat dikritik.
"Dukungannya, pemerintahnya enggak boleh baperan kalau dikritik, itu dukung dulu karena itu bagian dari kebebasan pers," kata Ganjar.
Baca juga: Ganjar Pranowo Bicara soal Ibu Kota Negara, Kemacetan, dan Transportasi Massal
Ganjar mengaku tidak pernah baper jika dikritik, bahkan dihina. "Kalau dihajar, saya sudah terlalu sering, dipuji juga pernah. Yang perlu disikapi dari kita jangan baperan," katanya.
Ganjar menegaskan bahwa semua orang memiliki kebebasan berpendapat. Bahkan, ia mempersilakan anak muda hingga stand up komedian atau pelawak tunggal (komika) untuk menyampaikan kritiknya.
Ganjar yang dikenal sebagai sosok pemimpin muda, energetik, merakyat, berprestasi, berpengalaman, dan family man itu mengatakan, salah satu bentuk dukungan terhadap kebebasan pers adalah pemerintah tidak boleh bawa perasaan (baper) saat dikritik.
"Dukungannya, pemerintahnya enggak boleh baperan kalau dikritik, itu dukung dulu karena itu bagian dari kebebasan pers," kata Ganjar.
Baca juga: Ganjar Pranowo Bicara soal Ibu Kota Negara, Kemacetan, dan Transportasi Massal
Ganjar mengaku tidak pernah baper jika dikritik, bahkan dihina. "Kalau dihajar, saya sudah terlalu sering, dipuji juga pernah. Yang perlu disikapi dari kita jangan baperan," katanya.
Ganjar menegaskan bahwa semua orang memiliki kebebasan berpendapat. Bahkan, ia mempersilakan anak muda hingga stand up komedian atau pelawak tunggal (komika) untuk menyampaikan kritiknya.
Lihat Juga :