Kominfo Temukan 96 Kasus Isu Hoaks Pemilu 2024, Ini Rinciannya
Selasa, 28 November 2023 - 12:43 WIB
loading...
Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi menemukan, bahwa ada sebanyak 96 kasus Isu Hoaks sepanjang Pemilu 2024, Selasa (28/11/2023). Foto/Widya Michella/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menemukan bahwa, ada sebanyak 96 kasus Isu Hoaks sepanjang Pemilu 2024 . Statistik isu hoaks tersebut dilakukan pada periode 17 Juli sampai dengan 26 November 2023.
"Hari ini masa kampanye Pemilu 2024 resmi dimulai. Sejak 17 Juli hingga 26 November 2002 Kementerian Kominfo sudah menemukan 96 isu hoaks pemilu yang tersebar di 355 konten," kata Budi Arie di Kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Adapun untuk sebaran isu hoaks yaitu Juli (6), Agustus (18), September (13), Oktober (20) dan November (39). "Namun sepanjang bulan November 2023 saja sudah beredar 39 isu hoaks 27 hari yang lalu sepanjang bulan November sudah 39 isu hoaks. Berarti lebih dari satu isu hoaks terkait Pemilu yang beredar setiap harinya," ujar dia.
Baca juga: DPR Ingatkan Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan Tangkis Hoaks Pemilu 2024
Hingga kini pihaknya sudah berhasil melakukan take down terhadap 290 konten di berbagai platform baik di Facebook, Twitter, Instagram, tiktok, Snack video dan YouTube. Adapun sisanya masih ditindaklanjuti.
"Kami sudah berhasil melakukan take down 290 konten sedangkan 65 konten lainnya sedang diproses," katanya
Menurutnya kasus ini perlu menjadi perhatian bersama karena berbagai konten negatif mulai dari konten mengandung hoaks hingga ujaran kebencian akibat perbedaan pilihan sudah banyak ditemui dan tentunya mengancam persatuan Indonesia.
"Hari ini masa kampanye Pemilu 2024 resmi dimulai. Sejak 17 Juli hingga 26 November 2002 Kementerian Kominfo sudah menemukan 96 isu hoaks pemilu yang tersebar di 355 konten," kata Budi Arie di Kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Adapun untuk sebaran isu hoaks yaitu Juli (6), Agustus (18), September (13), Oktober (20) dan November (39). "Namun sepanjang bulan November 2023 saja sudah beredar 39 isu hoaks 27 hari yang lalu sepanjang bulan November sudah 39 isu hoaks. Berarti lebih dari satu isu hoaks terkait Pemilu yang beredar setiap harinya," ujar dia.
Baca juga: DPR Ingatkan Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan Tangkis Hoaks Pemilu 2024
Hingga kini pihaknya sudah berhasil melakukan take down terhadap 290 konten di berbagai platform baik di Facebook, Twitter, Instagram, tiktok, Snack video dan YouTube. Adapun sisanya masih ditindaklanjuti.
"Kami sudah berhasil melakukan take down 290 konten sedangkan 65 konten lainnya sedang diproses," katanya
Menurutnya kasus ini perlu menjadi perhatian bersama karena berbagai konten negatif mulai dari konten mengandung hoaks hingga ujaran kebencian akibat perbedaan pilihan sudah banyak ditemui dan tentunya mengancam persatuan Indonesia.
Lihat Juga :