Resmi Buka Forum R20 ISORA, Jokowi Ungkap soal Tragedi Kemanusiaan di Palestina
Senin, 27 November 2023 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia menurutnya, juga memiliki pengalaman panjang dalam merajut keberagaman dalam menjembatani perbedaan-perbedaan dan dalam mempersatukan kemajemukan
"Saat ini penduduk Indonesia hampir mencapai 280 juta yang terdiri dari 714 suku dengan lebih dari 1300 bahasa lokal atau bahasa daerah, memeluk agama yang berbeda-beda dan hidup di 17 ribu pulau yang kita miliki. Bukan hal yang mudah untuk mempersatukannya tapi kita bisa dan kita bersyukur bahwa Indonesia mampu mengikis ego kesukuan mampu mengikis ego keagamaan mampu mengikis ego kedaerahan," jelasnya.
"Sehingga mampu mewujudkan bhineka tunggal Ika unity in diversity. Dimana hal tersebut tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh ajaran-ajaran agama. Tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh para pimpinan agama yang mengajarkan cinta tanah air adalah bagian dari iman, toleransi terhadap perbedaan-perbedaan adalah bagian dari iman, dan menjaga persatuan juga bagian dari iman," sambungnya.
Indonesia lanjut Jokowi, meyakini peran tokoh-tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan perdamaian, kerukunan dan kebersamaan baik di dalam suatu negara, di dalam kawasan maupun dunia.
"Oleh sebab itu saya sangat menghargai saya sangat mengapresiasi diselenggarakannya forum ini.
Marilah kita jadikan dialog lintas agama, lintas bangsa untun menjembatani perbedaan dan menghentikan segala bentuk pertikaian-pertikaian. Sehingga dunia yang damai, dunia yang rukun, dunia yang sejahtera mampu kita wujudkan bersama," ungkapnya.
Sementara itu Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf mengatakan, setidaknya ada 30 pemimpin agama dari berbagai agama hadir dalam forum ini. Dimana sejak penyelenggaraan R20 tahun lalu para pemimpin agama yang terlibat telah mencapai kesepakatan dan terus berjuang menjadikan agama menjadi sumber solusi untuk masalah global
"Saat ini penduduk Indonesia hampir mencapai 280 juta yang terdiri dari 714 suku dengan lebih dari 1300 bahasa lokal atau bahasa daerah, memeluk agama yang berbeda-beda dan hidup di 17 ribu pulau yang kita miliki. Bukan hal yang mudah untuk mempersatukannya tapi kita bisa dan kita bersyukur bahwa Indonesia mampu mengikis ego kesukuan mampu mengikis ego keagamaan mampu mengikis ego kedaerahan," jelasnya.
"Sehingga mampu mewujudkan bhineka tunggal Ika unity in diversity. Dimana hal tersebut tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh ajaran-ajaran agama. Tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh para pimpinan agama yang mengajarkan cinta tanah air adalah bagian dari iman, toleransi terhadap perbedaan-perbedaan adalah bagian dari iman, dan menjaga persatuan juga bagian dari iman," sambungnya.
Indonesia lanjut Jokowi, meyakini peran tokoh-tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan perdamaian, kerukunan dan kebersamaan baik di dalam suatu negara, di dalam kawasan maupun dunia.
"Oleh sebab itu saya sangat menghargai saya sangat mengapresiasi diselenggarakannya forum ini.
Marilah kita jadikan dialog lintas agama, lintas bangsa untun menjembatani perbedaan dan menghentikan segala bentuk pertikaian-pertikaian. Sehingga dunia yang damai, dunia yang rukun, dunia yang sejahtera mampu kita wujudkan bersama," ungkapnya.
Sementara itu Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf mengatakan, setidaknya ada 30 pemimpin agama dari berbagai agama hadir dalam forum ini. Dimana sejak penyelenggaraan R20 tahun lalu para pemimpin agama yang terlibat telah mencapai kesepakatan dan terus berjuang menjadikan agama menjadi sumber solusi untuk masalah global
Lihat Juga :