Petakan Daerah Rawan Konflik Pemilu 2024, KSAD: Penanganan Setiap Wilayah Berbeda

Rabu, 08 November 2023 - 15:37 WIB
loading...
Petakan Daerah Rawan...
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut pihaknya telah memegang pemetaan daerah rawan konflik dari pihak Bawaslu. Foto/Dipsenad
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Darat (AD) menggelar apel gelar pasukan dalam rangka persiapan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Dalam kegiatan itu, TNI AD telah memetakan daerah rawan konflik selama penyelenggaraan pemilu.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut pihaknya telah memegang pemetaan daerah rawan konflik dari pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ia mengatakan setiap daerah punya penanganan yang berbeda.Baca juga: KSAD ke Prajurit: Jika Ingin Terlibat Politik Praktis Keluar dari TNI

“Ya kalau kita mengacu dari Bawaslu itu ada tiga indeks kerawanan tadi, hanya kita ditambah ke rawannya pengamanan, jadi setiap wilayah itu berbeda,” ujar Agus kepada wartawan, Rabu (8/11/2023).

Dia mengungkapkan setiap daerah memiliki klasifikasi kerawanan masing-masing, mulai dari putih, abu-abu, hingga hitam.

“Tentunya akan berbeda dengan di daerah yang aman, di daerah yang klasifikasinya putih, kan ada putih, abu-abu, dan hitam, kita klasifikasi seperti itu dan pengamanannya akan berbeda setiap klasifikasi tersebut,” jelasnya.

Ia pun menyebutkan untuk daerah Papua, pengamanan personel Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan disiapkan secara berlapis.

“Pangdam sudah laporan tadi dengan tingkat kerawanan yang ada di Papua, maka pengamanannya akan berlapis. Ada yang di TPS, sehingga TPS itu aman dari gangguan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Agus mengungkap bahwa untuk DKI Jakarta konflik sosial masih akan terjadi. Untuk itu, ia menyebut bakal berkolaborasi dengan para stakeholder seperti Polri dan elemen masyarakat lainnya.

“Kalau di DKI mungkin rawannya konflik sosial, beda. Kalau di OPM mungkin gangguan OPM, penanganannya akan berbeda tentu. Kita akan lebih banyak berkolaborasi dengan Polri dan semua elemen masyarakat, sehingga pelaksanaan pemilu ini bisa berjalan lancar, tentunya TNI tidak bergerak sendiri,” paparnya.

Baca juga: Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, KSAD: Doa Saya dan Orang Tua

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 115.000 personel di seluruh Indonesia untuk mengamankan Pemilu 2024.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Infografis
Hormati Hak Pemilih...
Hormati Hak Pemilih yang Menuntut Pemilu 2024 Jurdil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved