Demi Indonesia Maju, Pemilu 2024 Harus Sejuk, Damai, dan Berkualitas

Kamis, 02 November 2023 - 08:44 WIB
loading...
Demi Indonesia Maju,...
Sekjen Pandawa 5 Muh Ryano Panjaitan mengatakan, pemilu merupakan hajatan rakyat sehingga harus terlaksana dengan penuh kesejukan, damai, dan berkualitas. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemilu merupakan hajatan rakyat sehingga harus terlaksana dengan penuh kesejukan, damai, dan berkualitas. Hal itu juga menjadi cermin dari kematangan dan kedewasaan sebuah negara yang berperadaban maju.

”Pemilu adalah cara satu-satunya yang kita sepakati untuk memilih pemimpin yang akan menahkodai republik ini nantinya,” kata Sekjen Pandawa 5 Muh Ryano Panjaitan dalam siaran persnya, Kamis (2/11/2023).

Tentu preferensi terhadap siapa yang layak memimpin Indonesia itu pastilah berbeda. ”Namun yang harus dipahami adalah arah dan tujuan ke mana kapal itu akan berlabuh telah disepakati sejak awal lahirnya republik ini di tahun 1945,” ujarnya. Baca juga: Bawaslu: Jakarta Paling Rawan Kampanye SARA di Media Sosial

Menurut Ryano, nuansa dan pesan itulah yang dapat drasakan saat Presiden Jokowi mengundang semua kandidat capres untuk makan siang bersama di Istana Negara. Presiden Jokowi dan ketiga kandidat capres pada momen itu seolah menegaskan sinyalemen bahwa momentum pemilu adalah hajatan rakyat. ”Dan elite sudah selayaknya memberi contoh yang baik bahwa perbedaan adalah hal biasa yang lumrah,” ujarnya.

Pesan simbolis dari pertemuan tersebut mengafirmasi bahwa pemilu bukan lagi tentang cerita untuk berusaha pemenang dan lainya menjadi pecundang. Lebih dari itu pemilu adalah panggung untuk menyatakan komitmen kebangsaan kita sebagai bagian integral dari Indonesia yang sama.

Maka bagi elite atau aktor politik memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun negara ini bersama-sama. ”Sehingga harapannya, partisipasi rakyat dalam pemilu juga harus dimaknai sebagai salah satu cara kita untuk mendedikasikan diri ikut terlibat dalam upaya mewujudkan Indonesia yang maju dimasa depan,” tandasnya.

Memang sejarah pernah mencatat bahwa Indonesia pernah melalui proses pemilu yang cukup berat dan melelahkan karena fanatisme dangkal dan ego sektarian yang menyisakan bekas luka karena kedengkian dan pembelahan. Oleh karenanya semua pihak diminta mengambil pelajaran bahwa tekad bangsa ini untuk mencapai demokrasi yang berkualitas harus melampaui niat dan kehendak sekadar memenangkan kontestasi dengan cara yang tidak etis dan beradab seperti hoaks, fitnah, apalagi profokasi. Baca juga: Instruksi Kapolri di Apel Kasatwil: Amankan Tahapan Pemilu dan Program Pembangunan Nasional

Sudah selayaknya momentum Pemilu 2024 adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk sekali lagi menunjukkan kepada dunia bahwa pemilu yang sejuk, damai, dan berkualitas dapat terselenggara dengan rapi serta tertib. ”Pemilu ke depan sekali lagi adalah hajatan rakyat Indonesia yang akan dilaksanakan dengan penuh kehormatan dan kebanggaan mengantar pergantian kepemimpinan nasional,” tegasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved