Setya Novanto Kembali Tak Muncul, KPK Cek Ke Rumah Sakit
Senin, 18 September 2017 - 19:04 WIB
Setya Novanto Kembali Tak Muncul, KPK Cek Ke Rumah Sakit
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan Setya Novanto kembali tidak memenuhi pemanggilan penyidik, Senin (18/9/2017).
Ketua DPR yang telah berstatus tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) itu mengaku sedang sakit.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Novanto tidak hadir karena mengaku sakit jantung. Novanto mengabarkan kondisi kesehatanya melalui surat yang dikirimkan istrinya ke KPK.
"Hari ini SN (Setya Novanto-red) melalui istrinya mengirimkan surat yang menjelaskan alasan SN tidak dapat hadir dalam pemeriksaan karena sakit jantung," kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (18/9/2017).
Pada pemanggilan pertama, 11 September 2017, Novanto tidak memenuhi panggilan KPK. Melalui surat yang diserahkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham, Novanto mengaku kadar gula darahnya naik.
Febri mengatakan, hari ini penyidik bersama dokter KPK melakukan pengecekan Novanto yang dirawat RS Premiere Jatinegara Jakarta Timur.
Tim ingin memastikan kondisi kesehatan Novanto sesungguhnya. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar KPK mengambil langkah perlu atau tidak mencari pendapat lain (second opinion) mengenai kesehatan Novanto.
"Hasilnya (pengecekan) tentu akan disusun dan dipelajari dulu. Dari sana kami akan pertimbangkan langkah lebih lanjut, apakah akan menyurati IDI (Ikatan Dokter Indonesia) untuk SO (second opinion) atau tindakan lain, " tuturnya.
Ketua DPR yang telah berstatus tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) itu mengaku sedang sakit.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Novanto tidak hadir karena mengaku sakit jantung. Novanto mengabarkan kondisi kesehatanya melalui surat yang dikirimkan istrinya ke KPK.
"Hari ini SN (Setya Novanto-red) melalui istrinya mengirimkan surat yang menjelaskan alasan SN tidak dapat hadir dalam pemeriksaan karena sakit jantung," kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (18/9/2017).
Pada pemanggilan pertama, 11 September 2017, Novanto tidak memenuhi panggilan KPK. Melalui surat yang diserahkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham, Novanto mengaku kadar gula darahnya naik.
Febri mengatakan, hari ini penyidik bersama dokter KPK melakukan pengecekan Novanto yang dirawat RS Premiere Jatinegara Jakarta Timur.
Tim ingin memastikan kondisi kesehatan Novanto sesungguhnya. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar KPK mengambil langkah perlu atau tidak mencari pendapat lain (second opinion) mengenai kesehatan Novanto.
"Hasilnya (pengecekan) tentu akan disusun dan dipelajari dulu. Dari sana kami akan pertimbangkan langkah lebih lanjut, apakah akan menyurati IDI (Ikatan Dokter Indonesia) untuk SO (second opinion) atau tindakan lain, " tuturnya.
(dam)