Janji Pemerintah Beri Santunan ke Korban Gagal Ginjal Akut Ditagih
Minggu, 29 Oktober 2023 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, menurut laporan, anak-anak yang kini terus mendapatkan perawatan keluar biaya mandiri yang tidak sedikit. Meskipun pengobatan ditanggung BPJS. Namun ada kebutuhan lain yang tidak ditanggung BPJS dan jumlahnya tidak sedikit.
"Anak-anak yang masih dirawat banyak yang berjuang harus memakai selang untuk untuk makan, harus rutin cuci darah beberapa kali sepekan, ada yang orang tuanya harus meninggalkan pekerjaan untuk mendampingi pengobatan anak. Ini sudah berlangsung berbulan-bulan. Jadi tolong segera direalisasikan," kata Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini.
Dia menuturkan, kesehatan adalah hak asasi yang wajib dijamin oleh negara untuk masyarakat. Terlebih lagi, sudah berkali-kali janji pemberian santunan untuk korban GGAPA disampaikan oleh pemerintah.
"326 korban ini bukan deretan statistik, namun ada sosok ayah ibu dan keluarga yang kehilangan di sana. Ada ayah ibu yang masih terus berjuang mencarikan pengobatan terbaik untuk perawatan anaknya hingga kini. Inilah saatnya pemerintah hadir," pungkas anggota Fraksi PKS DPR RI ini.
"Anak-anak yang masih dirawat banyak yang berjuang harus memakai selang untuk untuk makan, harus rutin cuci darah beberapa kali sepekan, ada yang orang tuanya harus meninggalkan pekerjaan untuk mendampingi pengobatan anak. Ini sudah berlangsung berbulan-bulan. Jadi tolong segera direalisasikan," kata Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini.
Dia menuturkan, kesehatan adalah hak asasi yang wajib dijamin oleh negara untuk masyarakat. Terlebih lagi, sudah berkali-kali janji pemberian santunan untuk korban GGAPA disampaikan oleh pemerintah.
"326 korban ini bukan deretan statistik, namun ada sosok ayah ibu dan keluarga yang kehilangan di sana. Ada ayah ibu yang masih terus berjuang mencarikan pengobatan terbaik untuk perawatan anaknya hingga kini. Inilah saatnya pemerintah hadir," pungkas anggota Fraksi PKS DPR RI ini.
(rca)
Lihat Juga :