Jokowi Dinilai Wajar Tegur Keras Menteri dalam Penanganan Corona

Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:29 WIB
loading...
Jokowi Dinilai Wajar...
Jubirsus Partai Gerindra, Habiburokhman menilai, wajar jika Presiden Jokowi nampak beberapa kali memarahi menterinya terkait penanganan Covid-19 ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Khusus (Jubirsus) Partai Gerindra, Habiburokhman menilai, wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) nampak beberapa kali memarahi menterinya terkait penanganan Covid-19 ini. Karena, presiden merupakan komandan dari para menteri karena situasinya sedang luar biasa akibat Covid-19 ini.

(Baca juga: Jokowi Kembali Tegur Menteri, Reshuffle Kabinet Disebut Masih Relevan)

"Presiden kan komandannya para menteri tentu wajar kalau beliau memberi teguran, mengingatkan para menteri tersebut. Ini situasi extra ordinary tentu semua harus bekerja extra ordinary," kata Habib saat dihubungi, Rabu (5/8/2020).

(Baca juga: Kembali Tegur Menteri, Jokowi: Percuma Punya Anggaran Tapi Tak Cepat Dibelanjakan)

Soal efektif tidaknya tindakan itu, menurut anggota Komisi III DPR ini, menegur atau memarahi menterinya itu menjadi salah satu metode. Dan hal itu biasa dalam tentara, komandan menegur pasukannya agar bekerja lebih baik.

"Namanya komandan kalau di tentara ya begitu supaya lebih perform ditegur dengan keras, tidak ada masalah," ujarnya.

Habib menilai, cara presiden sudah benar karena hanya presiden yang bisa mengingatkan dan mengevaluasi menteri-menterinya. "Sudah benar apa yang dilakukan pak presiden gitu harus terus diingatkan, beliau sendiri juga yang bisa mengevaluasi," bela Habib.

Namun soal reshuffle, dia menegaskan bahwa pihaknnya enggan mendorong presiden untuk melakukan reshuffle karena, isu itu rawan dijadikan komoditas politik. Selain itu, Gerindra sebagai partai pendukung enggan mendorong itu karena merupakan hak pretogatif presiden.

"Kalau saya sebagai partai yang mendukung pemerintah saya nggak mau mendukung mendorong presiden reshuffle atau tidak reshuffle, itu hak prerogatif presiden, hak beliau," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Berita Terkini
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved