KIPP Minta KPU Lebih Terbuka

Rabu, 25 Oktober 2023 - 00:57 WIB
loading...
KIPP Minta KPU Lebih...
Sekretaris Jenderal KIPP, Kaka Suminta menilai KPU di bawah kepemimpinan Hasyim Asyari kurang terbuka dalam penyampaian informasi. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) di bawah kepemimpinan Hasyim Asy'ari kurang terbuka dalam penyampaian informasi.

Bahkan, kata dia, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kesulitan mendapatkan informasi hingga berujung pelaporan tujuh anggota KPU ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).Baca juga: Jokowi Tak di Jakarta saat Gibran Daftar Cawapres ke KPU

"Salah satu soal sistem informasi yang ada di KPU. Bawaslu tertinggal dalam sistem informasi," ujar dia dalam sesi diskusi Jakarta Journalist Center bertema "Menyoal Pemilu 2024 yang Damai dan Aman" di DKI Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Kaka Suminta selaku narasumber bersama Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, Sekjen Pandawa Nusantara Faisal Anwar, dan Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati.

KPU yang tidak transparan dan tidak informatif itu, kata dia, mempersulit kerja Bawaslu mengawasi tahapan Pemilu 2024.

"Ini tidak transparan, tidak terbuka dan tidak informatif. Bawaslu tidak bisa mengawasi. Bawaslu hampir tak punya laporan pengawasan dari setiap tahapan," jelasnya.

Sehingga masyarakat dan pengamat pemilu tak mendapatkan informasi yang tepat dan akurat soal tahapan Pemilu 2024.

"Masyarakat tidak bisa mengawasi. Jangankan pada pemantau pemilu, untuk Bawaslu saja akses tidak dapat secara optimal menghasilkan data informasi yang dapat diawasi," paparnya.

Baca juga: Denny Indrayana: Putusan MK Tidak Sah, Tak Bisa Menjadi Dasar Pendaftaran Capres-Cawapres ke KPU

Dia menilai situasi ini menimbulkan kecurigaan. "Keterbukaan sangat kurang atau pada titik nadir. Bahkan menimbulkan kecurigaan dan laporan adanya dugaan pelanggaran dan penyalahgunaan penyelenggara pemilu," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved