Kemenparekraf Optimalkan Desa Wisata melalui Pelatihan Inovasi Produk
Kamis, 19 Oktober 2023 - 20:30 WIB
loading...
Kemenparekraf mengenalkan Sistem Manajemen Pelatihan Terintegrasi untuk Maju (S-TUJU) kepada peserta Pelatihan Pengembangan Inovasi Produk Desa Wisata di Yogyakarta. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengenalkan Sistem Manajemen Pelatihan Terintegrasi untuk Maju (S-TUJU) kepada peserta Pelatihan Pengembangan Inovasi Produk Desa Wisata di Yogyakarta. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, S-TUJU tidak hanya menyajikan sebuah aplikasi, tetapi juga merangkul filosofi perubahan yang memunculkan era baru dalam pendekatan pelatihan.
Pelatihan yang digelar Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata Kemenparekraf pada 16-17 Oktober 2023 tersebut sekaligus menjadi tahap uji coba aplikasi S-TUJU, para peserta dan trainer melakukan proses pendaftaran pada S-TUJU. Tidak hanya itu, S-TUJU juga memungkinkan para peserta untuk mengikuti pre-test, post-test hingga mengunduh sertifikat pelatihan.
Florida Pardosi, sosok penting di belakang inovasi ini, menjelaskan bagaimana S-TUJU mengubah paradigma. "Sistem ini bukan sekedar aplikasi, melainkan pilar fundamental untuk memajukan industri pariwisata. Integrasi data, kemudahan akses, dan analisis mendalam yang disajikan oleh S-TUJU memungkinkan para pelaku usaha dan peserta pelatihan memperoleh pemahaman mendalam tentang seluk-beluk pelatihan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/10/2023).
Plh Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kurniawan menyampaikan, dalam pengembangan desa wisata maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan sebagai tindak lanjut Sosialisasi Sadar Wisata (SSW). Pelatihan tidak hanya dilakukan bagi pelaku pariwisata tetapi juga para masyarakat setempat.
Untuk itu ia menyambut baik adanya S-TUJU ini karena mampu menjadi platform pelatihan yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Salah satu peserta, Linda Kusumawati dari Desa Bumiharjo, berbicara dengan antusias tentang pengalamannya.
Pelatihan yang digelar Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata Kemenparekraf pada 16-17 Oktober 2023 tersebut sekaligus menjadi tahap uji coba aplikasi S-TUJU, para peserta dan trainer melakukan proses pendaftaran pada S-TUJU. Tidak hanya itu, S-TUJU juga memungkinkan para peserta untuk mengikuti pre-test, post-test hingga mengunduh sertifikat pelatihan.
Florida Pardosi, sosok penting di belakang inovasi ini, menjelaskan bagaimana S-TUJU mengubah paradigma. "Sistem ini bukan sekedar aplikasi, melainkan pilar fundamental untuk memajukan industri pariwisata. Integrasi data, kemudahan akses, dan analisis mendalam yang disajikan oleh S-TUJU memungkinkan para pelaku usaha dan peserta pelatihan memperoleh pemahaman mendalam tentang seluk-beluk pelatihan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/10/2023).
Plh Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kurniawan menyampaikan, dalam pengembangan desa wisata maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan sebagai tindak lanjut Sosialisasi Sadar Wisata (SSW). Pelatihan tidak hanya dilakukan bagi pelaku pariwisata tetapi juga para masyarakat setempat.
Untuk itu ia menyambut baik adanya S-TUJU ini karena mampu menjadi platform pelatihan yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Salah satu peserta, Linda Kusumawati dari Desa Bumiharjo, berbicara dengan antusias tentang pengalamannya.
Lihat Juga :