Aliansi Kebangsaan Sebut Relasi Parpol dan Massa Pemilih Semakin Berjarak
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 13:30 WIB
loading...
Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo menyoroti relasi partai politik dan massa pemilih yang semakin berjarak. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bergulirnya era Reformasi sejatinya telah membuat kedudukan partai politik (parpol) semakin kuat. Sayangnya hal itu tidak diikuti oleh menguatnya demokrasi partisipatoris yang mampu meningkatkan partisipasi rakyat dalam proses politik.
Penilaian ini disampaikan Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menuju PostParliamentary Politics: Mencari Model Representasi Politik yang Inklusif” sebagai rangkaian dari “Diskusi Serial Kebangsaan”, Jumat (13/10/2023).
Diskusi menghadirkan narasumber Direktur Kebijakan Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan BRIN Moch Nurhasim, Sosiolog UGM M Najib Azca, dan Peneliti BRIN Irine Hiraswari Gayatri.
Baca juga: Jokowi Sebut Partai Boleh Banyak tapi yang Menentukan Tetap Korpri
"Parpol merupakan satu-satunya ruang atau kanal yang tersedia bagi rakyat Indonesia untuk menyalurkan hak politik (political right) dan kepentingan politiknya, baik dalam hal pengelolaan negara maupun dalam hal memilih kepemimpinan nasional dan daerah," kata Pontjo, Sabtu (14/10/2023).
Penilaian ini disampaikan Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menuju PostParliamentary Politics: Mencari Model Representasi Politik yang Inklusif” sebagai rangkaian dari “Diskusi Serial Kebangsaan”, Jumat (13/10/2023).
Diskusi menghadirkan narasumber Direktur Kebijakan Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan BRIN Moch Nurhasim, Sosiolog UGM M Najib Azca, dan Peneliti BRIN Irine Hiraswari Gayatri.
Baca juga: Jokowi Sebut Partai Boleh Banyak tapi yang Menentukan Tetap Korpri
"Parpol merupakan satu-satunya ruang atau kanal yang tersedia bagi rakyat Indonesia untuk menyalurkan hak politik (political right) dan kepentingan politiknya, baik dalam hal pengelolaan negara maupun dalam hal memilih kepemimpinan nasional dan daerah," kata Pontjo, Sabtu (14/10/2023).
Lihat Juga :