BP2MI Minta Jepang Tambah Kuota Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Kamis, 12 Oktober 2023 - 17:38 WIB
loading...
BP2MI Minta Jepang Tambah...
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengusulkan penambahan kuota penempatan PMI di Jepang. Khususnya di bidang nurse atau perawat dan careworker. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengusulkan penambahan kuota penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang. Khususnya di bidang nurse atau perawat dan careworker.

Hal itu disampaikan Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia ke Jepang.

Baca juga: BP2MI Usulkan Penambahan Lokasi Ujian dan Kuota Penempatan Bagi PMI di Korsel

Tiba di Bandara Haneda, rombongan BP2MI langsung melakukan pertemuan dengan JICWELS dan Japan Foundation sebagai stakeholders dalam penempatan PMI melalui skema Government to Government (G to G) ke Jepang.

Dalam pertemuan itu, Benny mengucapkan terima kasih dan merasa terhormat telah diterima oleh JICWELS dalam kunjungan kerja ini. Isu penting yang dibawa BP2MI saat ini adalah pertama, meminta JICWELS untuk menambah kuota bagi Pekerja Migran Indonesia di Jepang, khususnya careworker.

Kedua, menjadi penting juga untuk dipertimbangkan adalah persyaratan pengalaman dua tahun setelah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) bagi jabatan nurse yang dirasa terlalu berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved