Jelang Pemilu 2024, Wapres: Pemerintah Antisipasi Ancaman KKB di Papua

Selasa, 10 Oktober 2023 - 18:45 WIB
loading...
Jelang Pemilu 2024,...
Wapres KH Maruf Amin memastikan pemerintah telah mengantisipasi ancaman keamanan termasuk KKB di Papua jelang Pemilu 2024. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin memastikan pemerintah telah mengantisipasi ancaman keamanan termasuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua jelang Pemilu 2024.

Wapres merujuk dari laporan yang dia terima setelah memimpin Rapat Koordinasi Badan Pengarah Papua (BPP) terkait kesiapan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintah provinsi di empat Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua dan kebijakan pendukung lainnya.

“Dari laporan tadi disampaikan semua, sudah disampaikan,” tegas Wapres saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Selasa (10/10/2023).

Baca juga: Potret Kantor Wapres Ma’ruf Amin Selama 5 Hari di Papua

Menurut Wapres, segala sesuatu yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu telah disiapkan, termasuk berbagai hal teknis mulai dari anggaran hingga masalah keamanan. “Sudah disiapkan, artinya segala sesuatunya termasuk masalah teknis, masalah keamanan, penyelenggaraan, pembiayaan sudah siap,” paparnya.

Senada, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk menyampaikan Pemprov Papua Tengah telah mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu 2024 melalui koordinasi dan safari di seluruh wilayahnya.

Baca juga: PW Muhammadiyah Usulkan Pengadilan HAM di Papua

“Untuk rencana persiapan Pemilu 2024, kami pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatu, baik dari aspek keamanan kami terus melakukan koordinasi, kemudian safari yang digelar dari polda, kemudian dari institusi keamanan lainnya di empat daerah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga terus melakukan sosialisasi untuk memastikan Pemilu berjalan dengan lancar di seluruh wilayah Papua. “Sudah dimulai dari kami dari Provinsi Papua Tengah. Kemudian untuk pembiayaannya dengan KPU dan persiapan-persiapan lainnya terus kami lakukan sosialisasi di tingkat masyarakat,” ungkapnya.

Ribka menegaskan pemilu merupakan agenda negara yang wajib dan harus dilaksanakan sehingga masalah keamanan di Papua tidak boleh sampai mengganggu pesta demokrasi tersebut. “Saya pikir potensi-potensi itu akan diminimalisasi. Ada pihak keamanan,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved