Profil Feisal Tanjung, Jenderal TNI Kelahiran Sumatera dengan Segudang Pengalaman Tempur

Rabu, 20 September 2023 - 17:16 WIB
loading...
Profil Feisal Tanjung,...
Jenderal TNI Feisal Tanjung merupakan mantan Panglima TNI dengan segudang pengalaman tempur. Foto/ANTARA
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung merupakan salah seorang tokoh militer berpengaruh di Indonesia. Dalam riwayatnya, dia tercatat telah banyak menempati jabatan penting di militer.

Salah satunya yang cukup membekas adalah ketika ditunjuk menjadi Panglima TNI . Menggantikan Jenderal Edi Sudrajat, posisi ini ditempati Feisal Tanjung pada periode 1993-1998.

Lantas, seperti apakah sebenarnya sosok Feisal Tanjung ini? Untuk mengenalnya lebih jauh, simak ulasannya profilnya berikut.

Profil Feisal Tanjung


Feisal Edno Tanjung lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 17 Juni 1939. Dia merupakan putra dari pasangan Amin Husin Abdul Mun’im dan Siti Rawani Hutagalung.

Pada masa kecilnya, Feisal sempat mengenyam pendidikan dasar di Sekolah Rakyat Sibolga. Usai keluarganya pindah ke Medan, dia melanjutkan sekolah di SR Yosua.

Baca Juga Gagal Masuk AL, Anak Tokoh Muhammadiyah Ini Malah Jadi Panglima TNI

Feisal memiliki cita-cita masuk militer dan bergabung bersama Angkatan Laut. Dia bahkan diketahui pernah nekat mendaftar aspiran kadet AAL saat masih duduk di kelas 3 SMP.

Tentu saja, waktu itu harapannya sempat gagal karena belum memenuhi syarat usia minimal pendaftaran. Namun, hal ini tak menyurutkan asa Feisal menjadi tentara.

Tamat SMA, Feisal kembali mendaftarkan diri masuk AAL. Namun, kali ini dia juga ikut mendaftar Akademi Militer Nasional (AMN).

Sempat bercita-cita menjadi prajurit Angkatan Laut, suratan takdir berkata lain. Panggilan AMN ternyata datang lebih dulu.

Feisal berhasil lolos menjadi calon prajurit taruna (capratar) tahun 1958 setelah mengikuti seleksi. Pendidikan militer berhasil dilaluinya hingga tuntas dan lulus tahun 1961.

Masuk Angkatan Darat, Feisal banyak ditempa di Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang kelak bakal dikenal sebagai Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Seiring waktu, kiprahnya di militer semakin bersinar.

Baca Juga 5 Jenderal TNI Berkarier Cemerlang Kelahiran Tapanuli Utara, dari Feisal Tanjung hingga Luhut Panjaitan

Tak hanya pangkatnya yang beranjak naik, Feisal juga mulai dipercaya untuk menempati berbagai posisi strategis di militer. Dari sekian banyak, bisa disebutkan contohnya seperti Pangdam VI/Tanjungpura (1985-1988), Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (1988-1992), hingga Kasum ABRI (1992-1993).

Puncak karier militernya didapat ketika mendapat penunjukan menjadi Panglima TNI tahun 1993. Waktu itu, Feisal ditunjuk untuk menggantikan Jenderal TNI Edi Sudrajat.

Segudang Pengalaman Tempur


Sepanjang kariernya di militer, Feisal Tanjung termasuk sosok yang sudah kenyang pengalaman tempur. Tercatat, berbagai operasi penugasan pernah dijalaninya.

Mengutip laman Perpusnas, Rabu (20/9/2023), saat dirinya bergabung dengan RPKAD (kini Kopassus), Feisal berturut-turut mendapat tugas di Kalimantan Barat, Irian Jaya, dan hampir semua provinsi di Jawa. Masing-masing di antaranya adalah dalam rangka operasi Dwikora, penumpasan gerombolan OPM, hingga penumpasan G-30-S/PKI.

Kemudian, Feisal pernah bertugas pada Kontingen Garuda di Vietnam tahun 1973. Sekitar dua tahun setelahnya, dia beralih ke Timor Timur.

Selain itu, Feisal juga pernah menjadi komandan Tim Ekspedisi ke Lembah X di Irian Jaya. Diterjunkan ke daerah bergunung-gunung terjal dan terisolasi, waktu itu misinya adalah mengumpulkan data dan membuka isolasi penduduk asli dengan dunia luar.

Demikian ulasan mengenai profil Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung, eks Panglima TNI dengan segudang pengalaman tempur.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved