Politikus Perlu Gaet Suara Anak Muda Lewat Medsos, Begini Caranya

Senin, 18 September 2023 - 19:31 WIB
loading...
Politikus Perlu Gaet...
Dosen dan Analis Komunikasi Politik dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Silvanus Alvin dalam diskusi #PodcastAksiNyata Partai Perindo, Senin (18/9/2023). Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Dosen dan Analis Komunikasi Politik dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Silvanus Alvin mengatakan bahwa para politikus harus bisa memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai alat kampanye kepada anak muda. Di samping itu, gaya komunikasi atau konten yang disajikan juga harus mengikuti selera anak muda atau snackable.

"Jadi saya pernah menulis riset snackable konten. Maksudnya gini: kalau kita makan nasi atau bakmi kita paling cuma takeran tertentu doang, habis itu kenyang. Tapi kalau kita makan snack (makaroni) satu dua tahu-tahu sudah habis satu kantong atau popcorn, kita masih laper enggak? Masih. Nah konten itu harus seperti itu. Snackable konten," kata Alvin dalam disuksi #PodcastAksiNyata Partai Perindo, Senin (18/9/2023).

Alvin menjelaskan, dalam platform media sosial (medsos) seperti misalnya Instagram dan TikTok memiliki fitur reels yang durasinya tidak terlalu panjang. Hal ini bertujuan untuk menayangkan konten yang singkat, namun pesan yang disampaikan dapat dipahami.

Baca juga: Politikus Perlu Manfaatkan Medsos Gaet Suara Anak Muda



Selain itu, kata Alvin, para politikus juga harus menyampaikan program kerja yang kerap disukai anak muda. Seperti misalnya, mengangkat tema lingkungan, pembangunan berkelanjutan, penegakan hukum, dan antikorupsi.

"Hal-hal seperti itu yang bisa menjadi pintu masuk politisi (kepada anak muda)," ucapnya.

Meski demikian, Alvin menerangkan, metode atau kampanye konvensional seperti baliho dan spanduk juga masih dibutuhkan para politisi. Hal itu lantaran populasi pemilih generasi X di Indonesia masih banyak.

"Harus hybrid. Karena kita masih ada generasinya. Misal generasi X dan cara lama seperti baliho spanduk efektif enggak? Masih. Misalnya juga di daerah yang agak timur misalnya. Di mana orang tidak semasif menggunakan TikTok atau Instagram. Boleh enggak? Boleh," ujarnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
PWNU DIY Usul Aturan...
PWNU DIY Usul Aturan Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved