Jokowi Ungkap Kekuatan NU Luar Biasa: Ini Harus Dikonsolidasikan

Senin, 18 September 2023 - 11:13 WIB
loading...
Jokowi Ungkap Kekuatan...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kekuatan yang sangat luar biasa saat ini dan harus dikonsolidasikan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kekuatan yang sangat luar biasa saat ini. Maka, menurutnya, perlu konsolidasi dan organisasi yang baik dalam mengurusnya.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) di Pondok Pesantren Al Hamid, di Cilangkap, Jakarta, Senin (18/9/2023).

"Kekuatan NU ini sangat luar biasa. Jumlah anggotanya sangat banyak, sangat besar. Tersebar di seluruh Tanah Air Indonesia dan bahkan tersebar di berbagai negara. Kekuatan besar ini perlu dikonsolidasi. Perlu diorganisasi dengan baik," kata Jokowi dalam sambutannya.

Baca juga: Munas dan Konbes NU 2023 Resmi Dibuka Presiden Jokowi

Jokowi meminta NU untuk terus meningkatkan kualitasnya tidak hanya pada bisa sosial, keagamaan dan kemanusiaan saja. Tetapi katanya, juga di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia profesional, di dunia kewirausahaan.

"Saya setuju dan mendukung apa yang sedang dan akan dilakukan oleh PBNU. Digitalisasi bisa masuk sebagai pintu masuknya untuk mengkonsolidasikan kekuatan NU baik yang ada di dalam negeri, maupun yang berada di luar negeri," ucap Jokowi.

Jokowi menyadari, kondisi warga nahdliyin di akar rumput perlu didukung. Pemerintah, katanya, menyambut baik inisiatif PBNU membentuk Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) NU. Menurutnya, gerakan itu sangat penting untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia terutama untuk para nahdliyin.

"Namun selain itu banyak sekali juga nahdliyin muda yang bermain di level global. yang sedang kuliah di luar negeri banyak. Yang sedang belajar ilmu pengetahuan baru banyak, belajar teknologi baru banyak, belajar artificial intelligence banyak, belajar precision medicine banyak dan belajar dunia masa depan banyak dan ilmu masa depan tanpa kehilangan jati dirinya sebagai muslim, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai nahdliyin," jelas Jokowi.

"Hal ini merupakan kekuatan besar NU untuk menyongsong masa depan. Mereka-mereka ini harus dihubungkan dengan umat di akar rumput, mereka harus menjadi bagian solusi bagi nahdliyin di akar rumput dan mensejahterakan umat," tambahnya.

Selain itu, Jokowi juga mendukung inisiatif Ketua Umum PBNU KH Yahya Staquf dalam melakukan digitalisasi. Selain membantu memperbaiki cara kerja organisasi, kata Jokowi, digitalisasi juga akan menghubungkan para nahdliyin di seluruh dunia.

"Saling berbagi komitmen, saling bekerja sama, bersama meningkatkan kualitas diri, bersama-sama mencari solusi untuk NKRI dan kesejahteraan umat," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Berita Terkini
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved