Airlangga Optimistis Gabungnya Demokrat Membuat KIM dan Prabowo Menang Pilpres 2024
Senin, 18 September 2023 - 11:20 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan fakta baru terkait partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendukung bakal calon presiden Prabowo Subianto.
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan fakta baru terkait partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendukung bakal calon presiden Prabowo Subianto.
Menurut Airlangga, bergabungnya Partai Demokrat mendukung Prabowo menjadi bukti seluruh partai nasionalis religius di Indonesia bersatu mendukung Ketua Umum Partai Gerindra.
Airlangga optimistis, KIM dapat mengantarkan Prabowo untuk terpilih menjadi presiden 2024-2029. Hal ini diungkapkan Ketum Golkar usai menemani Prabowo bertemu dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang kediaman Prabowo, pada Minggu (17/9/2023) sore.
"Dengan demikian seluruh partai nasional religius bersatu. Harapannya Insya Allah dengan kekuatan ini kita bisa memenangkan Pemilu 2024," tutur Airlangga di Hambalang.
Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, bergabungnya Partai Demokrat menambah jumlah anggota KIM menjadi enam partai. Yakni, Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, Gelora, dan PBB.
Menurut Airlangga, bergabungnya Partai Demokrat mendukung Prabowo menjadi bukti seluruh partai nasionalis religius di Indonesia bersatu mendukung Ketua Umum Partai Gerindra.
Airlangga optimistis, KIM dapat mengantarkan Prabowo untuk terpilih menjadi presiden 2024-2029. Hal ini diungkapkan Ketum Golkar usai menemani Prabowo bertemu dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang kediaman Prabowo, pada Minggu (17/9/2023) sore.
"Dengan demikian seluruh partai nasional religius bersatu. Harapannya Insya Allah dengan kekuatan ini kita bisa memenangkan Pemilu 2024," tutur Airlangga di Hambalang.
Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, bergabungnya Partai Demokrat menambah jumlah anggota KIM menjadi enam partai. Yakni, Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, Gelora, dan PBB.
Lihat Juga :