PDIP Tak Akan Main Slonong Boy jika Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar

Selasa, 12 September 2023 - 15:48 WIB
loading...
PDIP Tak Akan Main Slonong...
Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku hubungan antara partainya dengan Partai Golkar masih terjalin baik, meskipun berbeda arah dalam mengusung calon presiden (capres). Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku hubungan antara partainya dengan Partai Golkar masih terjalin baik, meskipun berbeda arah dalam mengusung calon presiden (capres). Dia mengungkapkan, pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan Partai Golkar.

Apalagi, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil (RK) masuk dalam kandidat pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. "Bahwa pada akhirnya harus kulonuwun, kalau memang RK ya (terpilih menjadi cawapres Ganjar) pasti kulonuwun. Kan begitu, kan tidak mungkin main slonong boy, itu bukan cara-cara PDIP," ujar Said saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9/2023).

Meski begitu, Said menegaskan, saat ini RK masih menjadi kandidat cawapres Ganjar. Ia mengatakan, keputusan pendamping Ganjar ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Menakar Peluang Ridwan Kamil Menjadi Cawapres Ganjar



"Karena sesuai dengan amanat kongres, itu kewenangan penuh Bu Ketua Umum. Jangan salah. Kadang-kadang kita mau narik, sudah diputusin. Yang putusin sopo? Ibu," terang Said.

Sekadar informasi, nama Ridwan Kamil mencuat sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres) Ganjar Pranowo setelah Ketua Tim Koordinator Pemenangan Ganjar Ahmad Basarah menyebut mantan Gubernur Jawa Barat itu sebagai kandidat yang dipertimbangkan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved