Gus Nabil Haroen: Ganjar Pranowo Figur Nasionalis dan Religius
Selasa, 12 September 2023 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, identitas Islam itu berbeda dengan politik identitas. Dia menambahkan, jika yang pertama memunculkan secara proporsional dari apa yang dimiliki oleh seseorang sebagai bagian dari hak, maka kalau politik identitas inilah yang harus dibatasi atau harus ada etikanya.
“Mas Ganjar Pranowo tidak melakukan politik identitas, ia hanya memunculkan identitasnya sebagai seorang muslim,” tutur Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, Ganjar Pranowo itu juga bagian dari keluarga santri. “Mertuanya juga seorang Kiai, yang mengasuh pesantren dan bagian dari jaringan keluarga santri yang cukup besar,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, Ganjar juga dekat dengan kiai-kiai di berbagai kawasan. “Beliau sering sowan dan ngaji dari kiai-kiai. Semisal, almarhum Kiai Maimun Zubair, Kiai Mustofa Bisri, Gus Baha, Habib Luthfi bin Yahya dan beberapa kiai lain,” pungkasnya.
“Mas Ganjar Pranowo tidak melakukan politik identitas, ia hanya memunculkan identitasnya sebagai seorang muslim,” tutur Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, Ganjar Pranowo itu juga bagian dari keluarga santri. “Mertuanya juga seorang Kiai, yang mengasuh pesantren dan bagian dari jaringan keluarga santri yang cukup besar,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, Ganjar juga dekat dengan kiai-kiai di berbagai kawasan. “Beliau sering sowan dan ngaji dari kiai-kiai. Semisal, almarhum Kiai Maimun Zubair, Kiai Mustofa Bisri, Gus Baha, Habib Luthfi bin Yahya dan beberapa kiai lain,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :