Di Hadapan 500 Pendeta, HT Ingatkan Kesejahteraan Rakyat
Senin, 11 September 2023 - 22:18 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo saat silaturahmi bersama 500 pendeta se-Tangerang Raya pada Senin (11/9/2023). Foto/MPI/Isty Maulidya
A
A
A
TANGERANG - Ketua Umum DPP Partai Perindo , Hary Tanoesoedibjo mengingatkan para bacaleg bahwa Indonesia akan menghadapi dua tantangan sekaligus dalam beberapa tahun mendatang. Hal itu diungkapkan HT, yang juga Bacaleg DPR RI Dapil Banten III dalam silaturahmi bersama 500 pendeta se-Tangerang Raya pada Senin (11/9/2023).
"Tantangan yang akan dihadapi Indonesia antara lain bonus demografi, dan kemajuan teknologi tanpa kita sadari sudah pesat sekali ditambah ada Covid-19. Bahkan, ada hal yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan sudah terjadi berkat teknologi," ujar HT.
HT melanjutkan dengan kemajuan teknologi saat ini, sebenarnya bisa membuat efisiensi waktu ataupun tenaga.
Baca: HT Hadiri Silaturahmi dengan 500 Pendeta di Tangerang Raya
Hanya saja, jika dibarengi dengan adanya bonus demografi tentu ini menjadi tantangan besar, jika salah memanfaatkannya teknologi bisa menjadi bencana bagi kesejahteraan masyarakat.
"Dengan adanya bonus demografi maka kebutuhan lapangan kerja ke depan itu sangat luar biasa besar, artinya meledaknya penduduk Indonesia tidak bisa diimbangi dengan lapangan kerja yang cukup bukannya jadi kesempatan malah jadi masalah," lanjutnya.
"Tantangan yang akan dihadapi Indonesia antara lain bonus demografi, dan kemajuan teknologi tanpa kita sadari sudah pesat sekali ditambah ada Covid-19. Bahkan, ada hal yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan sudah terjadi berkat teknologi," ujar HT.
HT melanjutkan dengan kemajuan teknologi saat ini, sebenarnya bisa membuat efisiensi waktu ataupun tenaga.
Baca: HT Hadiri Silaturahmi dengan 500 Pendeta di Tangerang Raya
Hanya saja, jika dibarengi dengan adanya bonus demografi tentu ini menjadi tantangan besar, jika salah memanfaatkannya teknologi bisa menjadi bencana bagi kesejahteraan masyarakat.
"Dengan adanya bonus demografi maka kebutuhan lapangan kerja ke depan itu sangat luar biasa besar, artinya meledaknya penduduk Indonesia tidak bisa diimbangi dengan lapangan kerja yang cukup bukannya jadi kesempatan malah jadi masalah," lanjutnya.
Lihat Juga :