Santer Ridwan Kamil Dampingi Ganjar di Pilpres 2024, Ini Kata Ketua DPP Partai Golkar
Sabtu, 09 September 2023 - 13:51 WIB
loading...
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil belakangan ini kental diduetkan dengan Bacapres yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo. Foto/MPI/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) belakangan ini kental diduetkan dengan Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo untuk melaju bersama di Pilpres 2024 mendatang. Kang Emil juga belum lama ini mengadakan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono mengatakan, pihaknya tetap membuka komunikasi politik kepada seluruh partai termasuk PDIP. RK, lanjut dia, hingga kini masih patuh dan setia kepada kebijakan Partai Golkar.
"Golkar sampai saat ini masih melakukan komunikasi dengan partai lain termasuk PDIP. Akan tetapi komitmen bersama dengan Koalisi Indonesia Maju tetap dipegang sampai saat ini," kata Dave dalam keterangan, Sabtu (9/9/2023).
Dave mengaku senang salah satu kader Partai Golkar RK, dilirik untuk mendampingi Ganjar pada Pilpres 2024. Meski saat ini Dave menilai Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masih yang terbaik di internal partai.
"Saat ini sikap resmi Partai Golkar masih ke Pak Airlangga, tetapi melihat situasi di masyarakat kita lihat ke depannya seperti apa perkembangannya," ujarnya.
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono mengatakan, pihaknya tetap membuka komunikasi politik kepada seluruh partai termasuk PDIP. RK, lanjut dia, hingga kini masih patuh dan setia kepada kebijakan Partai Golkar.
"Golkar sampai saat ini masih melakukan komunikasi dengan partai lain termasuk PDIP. Akan tetapi komitmen bersama dengan Koalisi Indonesia Maju tetap dipegang sampai saat ini," kata Dave dalam keterangan, Sabtu (9/9/2023).
Dave mengaku senang salah satu kader Partai Golkar RK, dilirik untuk mendampingi Ganjar pada Pilpres 2024. Meski saat ini Dave menilai Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masih yang terbaik di internal partai.
"Saat ini sikap resmi Partai Golkar masih ke Pak Airlangga, tetapi melihat situasi di masyarakat kita lihat ke depannya seperti apa perkembangannya," ujarnya.
Lihat Juga :