Wakil Rais Aam PBNU Ajak Warga Nahdliyin Melek Politik
Jum'at, 08 September 2023 - 06:54 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu diperlukan agar kader-kader NU juga duduk kursi-kursi penting yang akan melahirkan undang-undang, peraturan, serta kebijakan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan tujuan dan fungsi politik. Dia menambahkan, pada dasarnya politik itu positif. Sebab politik dapat lahir dari konsep kemaslahatan umat.
"Politik itu bukan sesuatu yang jelek. Politik itu bukan sesuatu yang jahat. Politik itu sesuatu yang baik, karena dari politik akan lahir konsep-konsep tentang kemaslahatan-kemaslahatan bagi seluruh warga bangsa,"katanya.
Pengasuh Pesantren Al-Amin Ngasinan, Kediri, Jawa Timur, itu menyampaikan politik itu baik. Kalau tidak, tak mungkin Nabi Sulaiman, Nabi Yusuf, Nabi Dawud, bahkan Nabi Muhammad SAW diberi kekuasaan oleh Allah SWT. "Jadi politik itu akan baik selama-lamanya, karena dalam politik akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang membawa kemanfaatan untuk agama dan untuk masyarakat,"ucapnya.
Bahkan, menurut alumnus Pesantren Lirboyo itu, di dalam kitab politiknya pesantren yaitu Al-Ahkam As-Sulthaniyyah karya Imam Al-Mawardi, siyasah atau politik itu didefinisikan: As-siyasatu maudlu’atun li khilafatin nubuwwah fi hirasatit din wa siyasatit dunya.
"Politik itu berfungsi untuk menjaga agama dan untuk mengatur dunia ini supaya baik. Bagaimana keamanannya baik, ekonominya baik, pendidikannya baik, kesehatannya baik, itu politik," tutur Ketum MUI itu.
"Politik itu bukan sesuatu yang jelek. Politik itu bukan sesuatu yang jahat. Politik itu sesuatu yang baik, karena dari politik akan lahir konsep-konsep tentang kemaslahatan-kemaslahatan bagi seluruh warga bangsa,"katanya.
Pengasuh Pesantren Al-Amin Ngasinan, Kediri, Jawa Timur, itu menyampaikan politik itu baik. Kalau tidak, tak mungkin Nabi Sulaiman, Nabi Yusuf, Nabi Dawud, bahkan Nabi Muhammad SAW diberi kekuasaan oleh Allah SWT. "Jadi politik itu akan baik selama-lamanya, karena dalam politik akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang membawa kemanfaatan untuk agama dan untuk masyarakat,"ucapnya.
Bahkan, menurut alumnus Pesantren Lirboyo itu, di dalam kitab politiknya pesantren yaitu Al-Ahkam As-Sulthaniyyah karya Imam Al-Mawardi, siyasah atau politik itu didefinisikan: As-siyasatu maudlu’atun li khilafatin nubuwwah fi hirasatit din wa siyasatit dunya.
"Politik itu berfungsi untuk menjaga agama dan untuk mengatur dunia ini supaya baik. Bagaimana keamanannya baik, ekonominya baik, pendidikannya baik, kesehatannya baik, itu politik," tutur Ketum MUI itu.
(cip)
Lihat Juga :