Enaknya Haji di Tengah Pandemi, Gratis dan Dilayani Seperti Sultan

Jum'at, 31 Juli 2020 - 21:30 WIB
loading...
Enaknya Haji di Tengah...
Endan Suwandana, salah satu dari 14 WNI yang terpilih menjadi jamaah haji 2020. FOTO/DOK.ENDAN SUWANDANA
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan haji 2020 tidak hiruk pikuk tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi COVID-19, Pemerintah Arab Saudi memutuskan tetap menggelar ritual haji secara terbatas. Jamaah haji hanya sekitar 1.000 orang yang terbagi 30% warga lokal dan 70% warga asing yang tinggal di Saudi.

Penyelenggaraan ibadah haji di tengah pandemi ini sangat berbeda dari biasanya. Jamaah haji tidak perlu berdesak-desakan dalam melaksanakan setiap rangkaian ibadah karena jaraknya diatur sedemikian rupa oleh panitia. Istimewanya lagi, jamaah juga tidak dikenakan biaya sepeser pun meski mendapatkan pelayanan layaknya sultan.

Seperti dituturkan Endan Suwandana, salah satu dari 14 WNI yang terpilih menjadi jamaah haji 2020. Setelah mendapatkan surat izin berhaji dari Kerajaan Arab Saudi, Endan yang tinggal di Madinah ditanya akan naik pesawat atau bus untuk menuju Jeddah. Karena tidak mengetahui bahwa haji tahun ini gratis, suami Siti Mariyah tersebut menjawab akan naik bus.(Baca juga: Begini Proses Pendaftaran WNI yang Terpilih Jadi Jamaah Haji 2020 )

Endan kemudian diberitahu oleh ketua grup jamaah bahwa akan diberikan tiket gratis. Namun karena tidak kunjung mendapatkan tiket yang dimaksud, dia lalu berangkat sendiri menggunakan bus dari Madinah ke Jeddah. "Baru sampai di rumah teman (di Jeddah), ada SMS masuk bahwa besok diminta kumpul di Bandara Madinah untuk berangkat ke Jeddah. Jadi saya sebenarnya disediakan pesawat dari Madinah ke Jeddah, tapi saya malah naik bus mandiri," katanya menuturkan hal-hal lucu yang dialami kepada SINDOnews, Jumat (31/7/2020).

Endan lalu bergabung dengan jamaah haji lainnya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Di tempat itu, jamaah haji dibagi per grup. Setiap grup berisi 10 bus. Satu bus berisi 20 orang. Rombongan haji kemudian menuju Aziziyah, Mekkah. Endan menginap di Hotel Four Point dan dikarantina. Satu kamar hanya diisi satu jamaah haji. Mereka tidak dizinkan keluar. Untuk makan dan minum diantarkan oleh petugas ke masing-masing kamar jamaah haji. Jika keluar, maka dianggap gugur, tidak bisa melanjutkan ibadah haji.

Pada pagi hari tanggal 8 Dzulhijjah 1441 H atau 29 Juli 2020, Endan bersama jamaah haji lain dalam keadaan berihram kemudian menuju Qornul Manazil, di dekat Thaif, untuk mengambil miqot. Setelah itu kemudian menuju Masjidilharam untuk melaksanakan umrah wajib. Saat melakukan tawaf, setiap grup dibedakan menurut warna yang telah disediakan. Mereka berjalan mengelilingi kakbah sesuai dengan warna itu. Termasuk payung yang digunakan juga sesuai warga grup. Semuanya telah disiapkan dan jamaah tinggal memakainya.(Baca juga: Khotbah Arafah Sheikh Abdullah: Kesulitan Adalah Ujian dari Allah )

Sore harinya rombongan lalu bergerak ke Mina untuk mabit. Mereka menginap di Hotel Abjor Mina bukan di tenda seperti halnya jamaah haji tahun-tahun sebelumnya. "Satu kamar dihuni empat orang dengan tempat tidur terpisah di setiap sudut ruangan," katanya.

Pagi keesokan harinya, jamaah lalu berangkat menggunakan bus menuju masjid di Arafah. Jamaah haji menempati titik-titik yang telah ditentukan lengkap dengan sajadah dan hand sanitizer yang telah disiapkan panitia. Sambil menunggu waktu zuhur, jamaah mendengarkan khutbah wukuf. Usai melaksanakan salat qosor zuhur dan asar, jamaah haji kemudian diantarkan ke tenda Arafah. Satu tenda diisi sekitar 20 orang dengan menerapkan jaga jarak. "Sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, kami berangkat ke Jabal Rahmah untuk berziarah dan berdoa sambil menunggu pemberangkatan ke Muzdalifah,” kata Endan.

Di Muzdalifah, jamaah haji juga tidak perlu mencari batu untuk lempar jumrah. Panitia telah menyiapkan bungkusan berisi batu kerikil. Jamaah menginap di Muzdalifah hingga Jumat (31/7/2020) pagi dan baru bergerak ke Mina dan dilanjutkan lempat jumrah aqabah. Setelah lempat jumrah, jamaah langsung ke Masjidilharam untuk melaksanakan tawaf ifadah dan tahallul untuk menyempurnakan rukun haji.

"Ini baru terasa plong dan percaya bahwa haji ini tidak bayar. Saya sangat bersyukur, seneng banget bisa menunaikan haji di tengah pandemi corona. Ini istimewa banget. Sudah nggak bayar, semua sudah disediakan. Ini haji sultan,” ucap Endan yang mendoakan semoga umat Islam di dunia diberikan keselamatan dan pandemi corona cepat berakhir.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Perjalanan Haji di Mina,...
Perjalanan Haji di Mina, DPR: Ada Jemaah 9 Jam di Tenda Tak Dapat Makan Akhirnya Drop
Soroti Kepadatan di...
Soroti Kepadatan di Mina, Marwan DPR: Kapasitas Tenda dan Area Belum Beri Kenyamanan Jemaah
Timwas Haji DPR: Persoalan...
Timwas Haji DPR: Persoalan di Mina Jangan Dibiarkan Terus Berulang Tanpa Solusi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Rekomendasi
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Berita Terkini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved