Pamit Musisi Jalanan Semarang, Ganjar Dapat Kenang-kenangan Gitar Tua dari Pengamen
Senin, 04 September 2023 - 10:36 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapatkan kenang-kenangan gitar kayu tua dari seorang musisi jalanan di Kota Semarang bernama Tumono sebagai bentuk terima kasih
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapatkan kenang-kenangan gitar kayu tua dari seorang musisi jalanan di Kota Semarang bernama Tumono. Gitar itu diberikan kepada Ganjar sebagai kenang-kenangan dan bentuk terima kasih dari Tumono dan kawan-kawan musisi jalanan.
Momen bersejarah itu tercipta tatkala Ganjar Pranowo menonton Pentas Apresiasi Musisi Jalanan di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Minggu (3/9/2023) malam. Awalnya Ganjar datang hanya untuk menyaksikan para musisi jalanan menampilkan pertunjukan dan karyanya.
Ia tiba di lokasi sekira pukul 20.00 WIB, ketika grup musik Tuan Besar naik panggung. Setibanya Ganjar, ia langsung disambut hangat oleh para musisi dan penonton di lokasi. Usai penampilan dari Tuan Besar, Ganjar kemudian diminta naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan.
Setelah itu Ganjar diberi kejutan oleh Tumono yang naik panggung sambil membawa gitar kayu tua bersejarah miliknya. Secara spontan Tumono langsung memberikan gitar bersejarah miliknya kepada Ganjar sebagai tanda kasih dan kenang-kenangan darinya dan musisi jalanan Kota Semarang.
![Pamit Musisi Jalanan Semarang, Ganjar Dapat Kenang-kenangan Gitar Tua dari Pengamen]()
"Ternyata ada pengamen yang sudah berganti alat musik dari gitar ke angklung. Kemudian itu (gitar) dipersembahkan kepada saya. Gitarnya lumayan tua jadi pasti ada sejarah yang panjang dari seorang pengamen. Keren," kata Ganjar tentang kenang-kenangan berupa gitar dari musisi jalanan itu.
Selanjutnya Ganjar ditodong untuk jamming bareng dengan para musisi. Ganjar dan para musisi jalanan yang sudah mendapatkan sertifikasi itu menyanyikan lagu 'Bento' ciptaan legenda musik Indonesia Iwan Fals. "Itu penggembira saja. Untung ada temannya (di panggung), kalau nggak (mungkin) lari semua penontonnya," ujar Ganjar sembari tertawa bersama para musisi.
Momen bersejarah itu tercipta tatkala Ganjar Pranowo menonton Pentas Apresiasi Musisi Jalanan di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Minggu (3/9/2023) malam. Awalnya Ganjar datang hanya untuk menyaksikan para musisi jalanan menampilkan pertunjukan dan karyanya.
Ia tiba di lokasi sekira pukul 20.00 WIB, ketika grup musik Tuan Besar naik panggung. Setibanya Ganjar, ia langsung disambut hangat oleh para musisi dan penonton di lokasi. Usai penampilan dari Tuan Besar, Ganjar kemudian diminta naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan.
Setelah itu Ganjar diberi kejutan oleh Tumono yang naik panggung sambil membawa gitar kayu tua bersejarah miliknya. Secara spontan Tumono langsung memberikan gitar bersejarah miliknya kepada Ganjar sebagai tanda kasih dan kenang-kenangan darinya dan musisi jalanan Kota Semarang.

"Ternyata ada pengamen yang sudah berganti alat musik dari gitar ke angklung. Kemudian itu (gitar) dipersembahkan kepada saya. Gitarnya lumayan tua jadi pasti ada sejarah yang panjang dari seorang pengamen. Keren," kata Ganjar tentang kenang-kenangan berupa gitar dari musisi jalanan itu.
Selanjutnya Ganjar ditodong untuk jamming bareng dengan para musisi. Ganjar dan para musisi jalanan yang sudah mendapatkan sertifikasi itu menyanyikan lagu 'Bento' ciptaan legenda musik Indonesia Iwan Fals. "Itu penggembira saja. Untung ada temannya (di panggung), kalau nggak (mungkin) lari semua penontonnya," ujar Ganjar sembari tertawa bersama para musisi.
Lihat Juga :