Ferry Kurnia: Kampanye di Sekolah dan Kampus Penting untuk Pendidikan Politik

Minggu, 03 September 2023 - 20:21 WIB
loading...
Ferry Kurnia: Kampanye...
Waketum DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai kampanye di lembaga pendidikan tetap penting dilakukan untuk memberikan pendidikan bagi pemilih pemula dan pendidikan politik. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai kampanye di lembaga pendidikan tetap penting dilakukan untuk memberikan pendidikan bagi pemilih pemula dan pendidikan politik. Kang Ferry, sapaan akrabnya, berpendapat bahwa Pemilu perlu hadir di sekolah dan kampus untuk memberikan wawasan politik, terutama karena pemilih muda seperti kaum milenial dan Gen Z akan menjadi komponen penting dalam Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Kang Ferry merespons usulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar KPU melarang peserta Pemilu berkampanye di tingkat pendidikan dasar hingga menengah (TK, SD, SMP, dan SMA).

"Pemilu perlu ke sekolah dan kampus untuk memberikan pendidikan pemilih dan pendidikan politik," kata Ferry Kurnia kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/9/2023).



Sebelumnya, Bawaslu mengusulkan agar KPU melarang peserta Pemilu berkampanye di TK, SD, SMP hingga SMA. Menurut Bawaslu, hal ini perlu dilakukan, meski putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) memperbolehkan kampanye di fasilitas pendidikan dengan sejumlah syarat. Sebab, siswa belum masuk usia memilih.

Bawaslu juga mendorong KPU hanya memperbolehkan peserta Pemilu berkampanye di kampus. Terkait ketentuan teknisnya, Bagja menyerahkan sepenuhnya kepada KPU.

Saat ini, KPU sedang merevisi Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu untuk menindaklanjuti putusan MK.

Baca juga: Partai Perindo Hormati Sikap Muhammadiyah Tak Izinkan Kampusnya untuk Kampanye Politik

KPU sedang menampung masukan dari berbagai pihak, termasuk Kemendikbud Ristek dan Kementerian Agama.

Ferry menegaskan usulan Bawaslu sebenarnya bertujuan baik. Sebab siswa di bawah usia pemilih umumnya belum memiliki kapasitas untuk memahami secara sepenuhnya isu-isu politik dan pemilu.

Namun demikian, dia mengingatkan agar penyelenggara pemilu perlu menegaskan aturan teknikalitas tentang kampanye di tempat pendidikan dan tempat pemerintahan.

"Mungkin TK, SD, SMP yang bisa dipertimbangkan untuk tidak dilakukan tempat kampanye, dengan asumsi mereka belum 17 tahun," kata mantan Komisioner KPU ini.

Oleh karena itu, sesuai keputusan MK, lanjut Ferry, kampanye di lembaga pendidikan tetap diperlukan. Sebab, komposisi pemilih di 2024 didominasi oleh pemilih muda yakni kaum milenial dan Gen Z. "Sekolah SMA dan kampus perlu diberikan wawasan politik. Apalagi 53.8% populasi Gen Z dan milenial," katanya.

"Soal konflik, saya pikir harus ditanamkan keberpedaan," imbuh Bacaleg DPR Dapil Jabar I dari Partai Perindo ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved