Perluas Dukungan ke Ganjar, PDIP Akan Jalin Komunikasi dengan Demokrat

Sabtu, 02 September 2023 - 13:21 WIB
loading...
Perluas Dukungan ke...
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat untuk memperluas dukungan ke bakal calon presiden Ganjar Pranowo. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) akan menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat untuk memperluas dukungan ke bakal calon presiden Ganjar Pranowo . PDIP tidak menggunakan istilah koalisi, melainkan kerja sama dalam menjalin hubungan dengan partai politik lainnya.

"Kenapa PDIP mengambil kata kerja sama politik bukan koalisi, karena untuk mengusung calon pemimpin berintegritas kuat, satu kata satu perbuatan. Bukan yang pandai berkata dan mengingkari kata, apalagi pengkhianatan," kata Politikus PDIP Masinton Pasaribu dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM dengan tema Koalisi Ngalor Ngidul, Sabtu (2/9/2023).

Meski demikian, Masinton mengaku menghormati keputusan masing-masing partai politik terkait kerja sama politik serta bakal calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung. “Kami mengusung Pak Ganjar Pranowo sebagai bacapres. Fokus kami agar Ganjar Pranowo semakin luas didukung masyarakat," katanya.

Baca juga: Kabar PKB Merapat ke Nasdem, Demokrat Punya Kans Gabung ke PDIP



Terkait penentuan cawapres pendamping Ganjar, Masinton mengaku tidak terpengaruh dinamika politik yang terjadi sekarang. Penentuan cawapres akan disampaikan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada momen yang tepat.

Perluas Dukungan ke Ganjar, PDIP Akan Jalin Komunikasi dengan Demokrat


"Kerja sama politik kita utamakan, harus ada kesepahaman bersama. Yang hilang dari politik kita adalah integritas, komitmen, elite-elite politik dengan mudah mempertontonkan suatu yang buat publik tidak menarik, tidak konsisten, tidak ada keteladanan," kata Masinton.

Terkait komunikasi antara PDIP dengan Partai Demokrat, Masinton menyebutkan tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. "PDIP dan Demokrat saling respek dengan demokrasi. Sama-sama pernah di pemerintahan 10 tahun, sama-sama pernah di luar pemerintahan,” katanya.

Dia menuturkan, PDIP sangat menghormati demokrasi. “Kita dapat berkomitmen dengan masing-masing partai politik. Kalau PDIP dan Demokrat bergabung, itu bisa menjadi satu kekuatan. Kemarin sudah dimulai Mbak Puan dan Mas AHY, mungkin ada pertemuan lanjutan," jelas Masinton.

Masinton melihat peluang kerja sama antara PDIP dan Demokrat bukan hal yang mustahil mengingat batas akhir pendaftaran capres-cawapres di KPU masih terbuka hingga 25 November 2023.

"Nanti tentunya ada komunikasi antarpimpinan partai antara Mbak Puan dan Mas AHY. Untuk menuju ke sana ada tahapan-tahapan yang ada untuk menghadapi tantangan ke depan. Politik itu langkah strategis harus dengan sikap konsisten," pungkas Masinton.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved