PDIP Puji Sosok Gibran Rakabuming Supel, Mudah Bergaul, dan Merangkul
Kamis, 24 Agustus 2023 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengaku memahami mengapa Gibran diundang datang di Kopdarnas PSI selaku kepala daerah berusia muda yang dianggap sukses.
"Sebagai kader PDI Perjuangan Mas Gibran sangat tahu fatsun politik. Dalam paparannya Mas Gibran malah menyatakan bahwa PSI banyak kader muda yang gigih dalam politik, namun Mas Gibran juga membandingkan bahwa di PDI Perjuangan malah lebih banyak lagi kader muda yang hebat lagi dalam politik," jelas Said.
Said mengaku melihat di acara itu Gibran lebih banyak memposisikan diri sebagai pihak yang sedang memberikan sharing session dan memberi apreasiasi karena PSI saat itu menjadi bagian dari pendukung kontestasinya saat running pada Pilwalkot Surakarta.
"Bagi kami itu baik-baik saja, artinya kapasitas dan integritas Mas Gibran sebagai kader PDI Perjuangan diakui oleh partai lain. Pada saat yang sama Mas Gibran juga membawa semangat persatuan kepada segenap pihak," terangnya.
Oleh sebab itu, Said mengungkapkan kedatangan Gibran ke berbagai acara partai politik selain PDIP bisa dipahami sebagai cara kepemimpinan anak muda yang supel, mudah bergaul, dan merangkul banyak pihak.
"Model kepemimpinan seperti inilah yang bisa menjadi teladan, dan cerminan kepemimpinan dibutuhkan di masa depan, khususnya dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin tidak mudah. Sebab dengan persatuan, itulah modal dasar terbangunnya kerja gotong royong sebagai jiwa penting Pancasila," tutup Said.
"Sebagai kader PDI Perjuangan Mas Gibran sangat tahu fatsun politik. Dalam paparannya Mas Gibran malah menyatakan bahwa PSI banyak kader muda yang gigih dalam politik, namun Mas Gibran juga membandingkan bahwa di PDI Perjuangan malah lebih banyak lagi kader muda yang hebat lagi dalam politik," jelas Said.
Said mengaku melihat di acara itu Gibran lebih banyak memposisikan diri sebagai pihak yang sedang memberikan sharing session dan memberi apreasiasi karena PSI saat itu menjadi bagian dari pendukung kontestasinya saat running pada Pilwalkot Surakarta.
"Bagi kami itu baik-baik saja, artinya kapasitas dan integritas Mas Gibran sebagai kader PDI Perjuangan diakui oleh partai lain. Pada saat yang sama Mas Gibran juga membawa semangat persatuan kepada segenap pihak," terangnya.
Oleh sebab itu, Said mengungkapkan kedatangan Gibran ke berbagai acara partai politik selain PDIP bisa dipahami sebagai cara kepemimpinan anak muda yang supel, mudah bergaul, dan merangkul banyak pihak.
"Model kepemimpinan seperti inilah yang bisa menjadi teladan, dan cerminan kepemimpinan dibutuhkan di masa depan, khususnya dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin tidak mudah. Sebab dengan persatuan, itulah modal dasar terbangunnya kerja gotong royong sebagai jiwa penting Pancasila," tutup Said.
Lihat Juga :