Bertemu Cak Imin, Ganjar Pranowo Dinilai sebagai Maker Bukan Petugas Partai
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Emrus memuji kepiawaian berpolitik Cak Imin. Emrus menilai Cak Imin menyadari bahwa kedatangan Golkar dan PAN ke kubu Prabowo Subianto mengancam posisi PKB. Sebab, lanjut Emrus, Cak Imin mengetahui bahwa Golkar dan PAN pasti juga memiliki kepentingan.
“Oleh karena itu dibukanya keran komunikasi pertemuan dengan Ganjar Pranowo sangat bagus sekali, karena boleh jadi nanti kepentingan politiknya lebih banyak terwujud bersama Ganjar Pranowo, dan kemudian peluang Ganjar Pranowo menang sangat besar karena survei terakhir bahwa Ganjar sudah melampaui Prabowo,” pungkas Emrus.
Diketahui sebelumnya, Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo rebound atau kembali naik. Tingkat keterpilihan bakal capres Partai Perindo itu mengalahkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam simulasi tiga nama.
Dalam simulasi itu, elektabilitas Ganjar sebesar 35,2% jika pemilihan presiden diadakan sekarang. Kemudian, Prabowo 33,2% dan Anies hanya 23,9%. "Simulasi tiga nama ini lagi-lagi kita tanya, kebetulan di antara banyak nama hanya Ganjar, Anies, dan Prabowo yang dinamis dan potensial. Hasilnya Ganjar 35,2%, Prabowo 33,2%, dan Anies 23,9%," kata peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya, Jumat (18/8/2023).
“Oleh karena itu dibukanya keran komunikasi pertemuan dengan Ganjar Pranowo sangat bagus sekali, karena boleh jadi nanti kepentingan politiknya lebih banyak terwujud bersama Ganjar Pranowo, dan kemudian peluang Ganjar Pranowo menang sangat besar karena survei terakhir bahwa Ganjar sudah melampaui Prabowo,” pungkas Emrus.
Diketahui sebelumnya, Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo rebound atau kembali naik. Tingkat keterpilihan bakal capres Partai Perindo itu mengalahkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam simulasi tiga nama.
Dalam simulasi itu, elektabilitas Ganjar sebesar 35,2% jika pemilihan presiden diadakan sekarang. Kemudian, Prabowo 33,2% dan Anies hanya 23,9%. "Simulasi tiga nama ini lagi-lagi kita tanya, kebetulan di antara banyak nama hanya Ganjar, Anies, dan Prabowo yang dinamis dan potensial. Hasilnya Ganjar 35,2%, Prabowo 33,2%, dan Anies 23,9%," kata peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya, Jumat (18/8/2023).
(rca)
Lihat Juga :