CFIRST Prihatin Al-Qur’an Dibakar di Depan Kedubes RI di Denmark
Selasa, 15 Agustus 2023 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengingatkan bahwa masyarakat hidup berdampingan dengan yang berbeda iman. Dia juga mengingatkan, masyarakat menghirup udara yang sama, matahari yang sama, dan berjalan di bumi yang sama.
“Mungkin orang-orang Eropa butuh Bhinneka Tunggal Ika, sebuah gagasan di mana ruang dialog tentang keberagaman bisa terus dilakukan. Indonesia belum sempurna, namun karena kita memiliki Bhinneka Tunggal Ika, kita terus menjaga api toleransi,” tuturnya.
Dirinya pun menyarankan agar Uni Eropa dan Denmark secara khusus bisa membuat dialog-dialog inter-religius dan kultural. “Bahkan studi banding dengan Indonesia tentang bagaimana kebinekaan bisa hidup di nusantara dengan 700 suku dan ratusan bahasa,” pungkas aktivis 98 yang aktif menyerukan prinsip kesetaraan dan toleransi serta kebebasan beragama.
“Mungkin orang-orang Eropa butuh Bhinneka Tunggal Ika, sebuah gagasan di mana ruang dialog tentang keberagaman bisa terus dilakukan. Indonesia belum sempurna, namun karena kita memiliki Bhinneka Tunggal Ika, kita terus menjaga api toleransi,” tuturnya.
Dirinya pun menyarankan agar Uni Eropa dan Denmark secara khusus bisa membuat dialog-dialog inter-religius dan kultural. “Bahkan studi banding dengan Indonesia tentang bagaimana kebinekaan bisa hidup di nusantara dengan 700 suku dan ratusan bahasa,” pungkas aktivis 98 yang aktif menyerukan prinsip kesetaraan dan toleransi serta kebebasan beragama.
(rca)
Lihat Juga :