Punya Pilot Berpengalaman, TNI AU Siap Operasikan Drone ANKA dari Turki
Selasa, 15 Agustus 2023 - 19:50 WIB
loading...
Kadispenau Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati memberikan keterangan kepada media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (15/8/2023). FOTO/MPI/RIANA RIZKIA
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana memborong 12 pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle) atau drone tempur ANKA dari Turki. TNI Angkatan Udara (AU) menyatakan telah memiliki pilot drone berpengalaman yang akan mengoperasikannya.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati mengatakan, saat ini pilot-pilot TNI AU sudah mengoperasikan dua jenis drone yakni tipe tactical dan tipe medium altitude long endurance (MALE).
"Kami sudah biasa mengoperasikan drone tersebut. Kalaupun kita akan dibelikan drone lain saya kira nggak ada masalah," kata Agung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (15/8/2023).
"Kami bisa menerbangkan drone yang dikendalikan langsung dengan remote, kami juga bisa mengendalikan drone yang dikendalikan dengan kokpit. Tidak masalah," sambungnya.
Tak hanya itu, Agung menegaskan, TNI AU juga memiliki personel atau penerbang khusus pengoperasian pesawat nirawak yang dididik di Skadron Pendidikan (Skadik) 103 di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya.
"Kami sudah mendidik penerbang-penerbang khusus, penerbang tanpa awak," kata Agung.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati mengatakan, saat ini pilot-pilot TNI AU sudah mengoperasikan dua jenis drone yakni tipe tactical dan tipe medium altitude long endurance (MALE).
"Kami sudah biasa mengoperasikan drone tersebut. Kalaupun kita akan dibelikan drone lain saya kira nggak ada masalah," kata Agung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (15/8/2023).
"Kami bisa menerbangkan drone yang dikendalikan langsung dengan remote, kami juga bisa mengendalikan drone yang dikendalikan dengan kokpit. Tidak masalah," sambungnya.
Tak hanya itu, Agung menegaskan, TNI AU juga memiliki personel atau penerbang khusus pengoperasian pesawat nirawak yang dididik di Skadron Pendidikan (Skadik) 103 di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya.
"Kami sudah mendidik penerbang-penerbang khusus, penerbang tanpa awak," kata Agung.
Lihat Juga :