Forum ASEAN IIDC Hasilkan Deklarasi Jakarta, Ini Isinya

Senin, 07 Agustus 2023 - 21:59 WIB
loading...
A A A
vi. Mengakui dan merangkul tanggung jawab kita untuk membantu memastikan bahwa agama kita masing-masing berfungsi sebagai sumber solusi yang murni dan dinamis, bukan masalah, di panggung dunia;

vii. Setuju untuk menjalin kerja sama yang konkrit di antara komunitas agama ASEAN yang beragam, berdasarkan nilai-nilai moral dan spiritual bersama;

viii. Mengundang para pemimpin budaya dan agama yang berpikiran sama di seluruh Asia Tenggara untuk memupuk apresiasi baru terhadap prinsip-prinsip dan penghormatan terhadap pluralisme yang pernah menjadi ciri khas kawasan ini;

Perempuan dan pemuda

ix. Menegaskan pentingnya perempuan dan peran mereka dalam masyarakat, termasuk namun tidak terbatas pada penanaman nilai-nilai luhur dalam setiap generasi muda;

x. Mengakui bahwa pendidikan karakter yang efektif memberikan pendekatan holistik untuk mengatasi berbagai masalah sosial, karena individu yang dewasa dan bertanggung jawab berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat;

xi. Mendesak para pemimpin pemerintah untuk memperkuat pendidikan karakter dalam kurikulum nasional Negara-negara Anggota ASEAN, sehingga pemuda dapat berhasil beradaptasi dengan dunia modern, sekaligus mengembangkan cara hidup yang memberikan sumber daya, karakter, dan ketahanan batin yang diperlukan untuk mengatasi hal-hal negatif pengaruh modernitas dan globalisasi, termasuk dislokasi sosial budaya; keterasingan dari keluarga dan masyarakat pada umumnya; kriminalitas dan penggunaan narkoba; kegagalan pendidikan; ekstremisme kekerasan; dan munculnya penyakit psikologis di kalangan remaja;

xii. Mendorong pemuda dan dewasa muda untuk berpartisipasi aktif dalam upaya membangun pemahaman dan harmoni antarbudaya dan antaragama dalam masyarakat ASEAN dan kawasan secara keseluruhan;

Kerja sama antarpemerintah

xiii. Berkomitmen untuk membantu mengembangkan dan menerapkan prakarsa konkret dan kebijakan pemerintah yang akan membangun jembatan saling pengertian dan saling menghormati antara masyarakat dan budaya ASEAN, kawasan Indo-Pasifik, dan dunia pada umumnya;

xiv. Mengundang pemerintah dan lembaga masyarakat sipil untuk membantu memproyeksikan soft power budaya dan agama ASEAN secara global, melalui Gerakan untuk Nilai-Nilai Peradaban Bersama, yang berupaya melestarikan dan memperkuat tatanan internasional berbasis aturan yang didirikan berdasarkan etika universal dan nilai-nilai kemanusiaan;

xv. Menyatakan dukungan penuh kami terhadap Keketuaan Pemerintah Indonesia di ASEAN 2023, termasuk upayanya untuk memastikan agar Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara tetap kredibel, relevan, dan bermanfaat bagi rakyatnya, kawasan,dan dunia pada umumnya, sambil terus berfungsi sebagai pusat pertumbuhan dan kemakmuran;

xvi. Sampaikan penghargaan kami kepada Pemerintah Indonesia atas dukungannya dalam menyelenggarakan Konferensi Dialog Antarbudaya dan Antaragama ASEAN (IIDC) sebagai salah satu dari beberapa acara publik yang diadakan di bawah Keketuaan ASEAN Indonesia pada tahun 2023; Dan

xvii. Menekankan pentingnya mekanisme reguler yang dilembagakan untuk membahas dan mempromosikan kerja sama antarbudaya dan antaragama di Asia Tenggara, dan menjajaki kemungkinan jalan dalam struktur ASEAN untuk membentuk Konferensi Dialog Antarbudaya dan Antaragama ASEAN sebagai forum tahunan, untuk memfasilitasi kerja sama yang sedang berlangsung antara individu, komunitas agama, organisasi masyarakat sipil, outlet media, dan pemerintah di seluruh ASEAN, Negara Anggota ASEAN Plus, dan seterusnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved