Wamen ATR/BPN: Lompatan Besar Sertifikasi Tanah Terjadi di Era Jokowi

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 19:31 WIB
loading...
Wamen ATR/BPN: Lompatan...
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni saat menyerahkan sertifikat hasil dari Program PTSL dan Sertifikasi Rumah Ibadah dan Tanah Wakaf di Kota Pekanbaru, Sabtu (5/8/2023). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Terjadi lompatan sertifikasi tanah yang luar biasa pada era Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Hal ini dikatakan oleh Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) , Raja Juli Antoni.

Wamen ATR/BPN menyebutkan pemerintah berkomitmen melakukan sertifikasi tanah di seluruh Indonesia. Pandangan ini disampaikannya saat menyerahkan sertifikat hasil dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan sertifikasi rumah ibadah, serta tanah wakaf.

Baca juga: Masalah Tanah Selesai, Kementerian ATR/BPN Rampungkan 12 Paket Pengadaan Lahan di IKN

"Lompatan sertifikasi tanah yang luar biasa terjadi pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, awalnya hanya 500 ribu sertipikat pertahun menjadi 6 hingga 7 juta sertifikat per tahunnya," ujar Raja Juli di Kantor Pertanahan, Kota Pekanbaru, Sabtu (5/8/2023).

Pada kesempatan tersebut, Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut menyerahkan delapan sertifikat PTSL dan enam sertifikat tanah wakaf. Wamen Raja Antoni menjelaskan, Kementerian ATR/BPN telah melakukan pendaftaran tanah sebanyak 105,2 juta bidang dan 86,6 juta bidang di antaranya telah bersertifikat.

Raja Juli juga mengungkapkan sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari mulanya hanya 2.680 sertifikat pertahun menjadi 15.953 per tahunnya.

"Meningkat 587 persen dari masa pemerintahan sebelum Pak Jokowi," ucap Wamen ATR/BPN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Miliki 23% Mangrove...
Miliki 23% Mangrove Dunia, Menhut Dorong Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
Tegas Tak Beri Izin...
Tegas Tak Beri Izin Perusahaan Tebang Kayu, Presiden Prabowo Apresiasi Menhut
Kemenhut-Jepang Bahas...
Kemenhut-Jepang Bahas Kerja Sama Sister Park Wujudkan Taman Nasional Berkelas Dunia
Rismon Sianipar Minta...
Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi, Raja Juli: Yang Lain Segera Bertobat
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Keluarkan Inpres Selamatkan Populasi dan Habitat Gajah
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
Hadiri Rakorwil, Raja...
Hadiri Rakorwil, Raja Juli Yakin Jambi Jadi Kandang Gajah di Pemilu 2029
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved