Laksamana Yudo: Jangan Terus Menuduh TNI Produk Orde Baru
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 13:42 WIB
loading...
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta agar semua pihak berhenti melayangkan tuduhan bahwa TNI merupakan produk orde baru. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta agar semua pihak berhenti melayangkan tuduhan bahwa TNI merupakan produk Orde Baru. Terlebih pihaknya terbuka dan tidak menutupi segala kasus yang terjadi.
"Jadi jangan selalu bilang produk Orde Baru, kita semuanya produk Orde Baru. Kita akui atau tidak, produk Orde Baru semuanya. Karena memang saat itu kita lalui semua. Jadi jangan terus menuduh TNI ini produk Orde Baru," kata Yudo saat ditemui di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/8/2023).
"Semua produk Orde Baru, ayo kita akui atau tidak. Tentunya kita sudah berubah sesuai keputusan politik pemerintah. Kita sudah berubah, berubah, dan berubah. Kalau nggak percaya. Yo ayo, datang ke TNI. Kami pun juga tidak tertutup untuk itu. Untuk berdiskusi, berkoordinasi, bersilaturahmi," sambungnya.
Baca juga: Ditemui Ketua KPK, Panglima TNI: Ya Koordinasi dan Silaturahmi
Bahkan Yudo merasa jika dibandingkan dengan zaman dahulu, TNI sudah sangat berbeda. "Kami sekarang ini sudah terbuka. Jauh dibanding dengan zaman-zaman dulu, kami sudah generasi-generasi penerus. Kami juga nggak begitu tahu tentang Orde Baru karena saya hanya mengikuti dulu. Karena saya masih junior dan kita semuanya. Sekarang kita semuanya menjadi pemimpin. Tentunya kita semua akan tunduk pada keputusan politik pemerintah," sambungnya.
"Jadi jangan selalu bilang produk Orde Baru, kita semuanya produk Orde Baru. Kita akui atau tidak, produk Orde Baru semuanya. Karena memang saat itu kita lalui semua. Jadi jangan terus menuduh TNI ini produk Orde Baru," kata Yudo saat ditemui di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/8/2023).
"Semua produk Orde Baru, ayo kita akui atau tidak. Tentunya kita sudah berubah sesuai keputusan politik pemerintah. Kita sudah berubah, berubah, dan berubah. Kalau nggak percaya. Yo ayo, datang ke TNI. Kami pun juga tidak tertutup untuk itu. Untuk berdiskusi, berkoordinasi, bersilaturahmi," sambungnya.
Baca juga: Ditemui Ketua KPK, Panglima TNI: Ya Koordinasi dan Silaturahmi
Bahkan Yudo merasa jika dibandingkan dengan zaman dahulu, TNI sudah sangat berbeda. "Kami sekarang ini sudah terbuka. Jauh dibanding dengan zaman-zaman dulu, kami sudah generasi-generasi penerus. Kami juga nggak begitu tahu tentang Orde Baru karena saya hanya mengikuti dulu. Karena saya masih junior dan kita semuanya. Sekarang kita semuanya menjadi pemimpin. Tentunya kita semua akan tunduk pada keputusan politik pemerintah," sambungnya.
Lihat Juga :