Usulan Pergantian Panglima TNI dan KSAD Setelah Pemilu 2024 Dinilai Tak Relevan

Rabu, 02 Agustus 2023 - 12:47 WIB
loading...
Usulan Pergantian Panglima...
Masa pensiun Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mepet Pemilu 2024. Foto/Dok MPI/Riana Rizkia
A A A
JAKARTA - Usulan pergantian Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) setelah Pemilu 2024 dinilai tidak relevan. Usulan ini sebelumnya disuarakan anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi.

"Pergantian Panglima TNI dan KSAD tidak relevan dan tidak perlu dikaitkan dengan pemilu. Itu juga bukan sesuatu yang bisa dianggap ideal," kata Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi dikutip Rabu (2/8/2023).

Diketahui, masa pensiun Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mepet Pemilu 2024. Jadwal kampanye Pemilu 2024 dilaksanakan pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Baca juga: Masa Pensiun Panglima TNI dan KSAD Mepet Pemilu 2024, Begini Saran Pengamat dan DPR

Sementara itu, Yudo Margono berusia 58 tahun pada 26 November 2023. Sedangkan KSAD Dudung akan genap berusia 58 tahun pada 19 November 2023.

Menurut Khairul Fahmi, proses pergantian Panglima TNI dan KSAD harus tetap merujuk pada aturan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Jika memang sudah akan memasuki masa pensiun dari kedinasan militer, maka sudah harus dilakukan pergantian, tanpa harus mengaitkan dengan aspek-aspek lain.

"Justru idealnya pergantian itu tidak dikait-kaitkan dengan agenda politik elektoral," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengakui tidak ideal Panglima TNI dan KSAD pensiun mepet masa kampanye Pemilu 2024. Namun, dia mengatakan, Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI harus dilaksanakan.

“Walaupun organisasi TNI ini satu komando, sangat riskan bila ada pergantian di saat yang sama, bulan Desember hanya 2,5 bulan sebelum hari H pemilu. Tapi tentu kita harus patuh pada UU,” kata Politikus Partai Golkar ini.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Dudung Ungkap Alasan...
Dudung Ungkap Alasan Dadan Dicopot karena Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Sosok Ryamizard Ryacudu...
Sosok Ryamizard Ryacudu di Mata Dudung Abdurachman: Prajurit Pejuang
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved