Ganjar Pranowo Cerita Pengalaman Hadapi Ormas yang Hambat Investasi Daerah
Selasa, 01 Agustus 2023 - 10:58 WIB
loading...
Capres Partai Perindo Ganjar Pranowo berbagi cerita terkait organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kadang ada menolak investasi di sebuah daerah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah yang juga bakal Capres Partai Perindo Ganjar Pranowo berbagi cerita terkait organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kadang menolak investasi di sebuah daerah.
Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo saat menjadi keynote speaker dalam webinar bertajuk 'Pemantapan Koordinasi Tim Terpadu Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Stabilitas Sosial Politik, Keamanan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum' yang diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (1/8/2023).
Baca juga: Ganjar Bicara Pentingnya Pembinaan Ormas dalam Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah
Ganjar menyebutkan pentingnya pemberdayaan, pelatihan, pengawasan, pemantauan. Tim terpadu pengawasan ormas sesuai Permendagri Nomor 56 Tahun 2017.
"Kita lakukan deteksi dini, peran BIN Daerah ini penting. Sehingga ada early warning system. Tentunya ada juga deteksi dan antisipasi dari kepolisian, TNI yang sering blusukan, dan di grup forkopimda ada early warning system," ujar Ganjar.
Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo saat menjadi keynote speaker dalam webinar bertajuk 'Pemantapan Koordinasi Tim Terpadu Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Stabilitas Sosial Politik, Keamanan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum' yang diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (1/8/2023).
Baca juga: Ganjar Bicara Pentingnya Pembinaan Ormas dalam Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah
Ganjar menyebutkan pentingnya pemberdayaan, pelatihan, pengawasan, pemantauan. Tim terpadu pengawasan ormas sesuai Permendagri Nomor 56 Tahun 2017.
"Kita lakukan deteksi dini, peran BIN Daerah ini penting. Sehingga ada early warning system. Tentunya ada juga deteksi dan antisipasi dari kepolisian, TNI yang sering blusukan, dan di grup forkopimda ada early warning system," ujar Ganjar.
Lihat Juga :