Siapa Panglima TNI Pengganti Yudo? DPR: Itu Keputusan Khusus Presiden
Sabtu, 29 Juli 2023 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
Hanya, KSAL Laksamana Muhammad Ali yang masih lama bertugas yaitu sampai akhir April 2025. Dengan komposisi seperti itu bisa saja pengganti Yudo berasal dari matra laut karena menurut Undang-Undang tidak harus berurutan.
"Bisa saja KSAL Laksamana Ali dapat diangkat menjadi Panglima TNI. Tetapi apa mungkin dari laut geser ke laut lagi," kata Hasanuddin.
Jika dikomparasikan dengan metode perimbangan kekuatan matra dan pergiliran jabatan maka seharusnya Panglima TNI berikutnya dijabat perwira tinggi (pati) TNI AD.
Tapi, TNI AD atau TNI AU juga tidak mungkin karena KSAD dan KSAU memasuki masa pensiun. "Sehingga untuk menyiapkan jabatan Panglima TNI harus ada keputusan khusus dari Presiden sebagai pemegang hak prerogatif. Apalagi posisi KSAD dan Panglima TNI sangat strategis karena saat ini akan menghadapi Pemilu dan Pilpres," ujarnya.
Hasanuddin mengungkapkan untuk jabatan KSAD sebelum pensiun sudah harus ada serah terima kepada KSAD baru. "Siapa kira-kira penggantinya tentu yang memenuhi persyaratan. Ada tiga perwira tinggi berpangkat Letjen di TNI AD saat ini yang berpotensi masuk dalam bursa kandidat," katanya.
"Bisa saja KSAL Laksamana Ali dapat diangkat menjadi Panglima TNI. Tetapi apa mungkin dari laut geser ke laut lagi," kata Hasanuddin.
Jika dikomparasikan dengan metode perimbangan kekuatan matra dan pergiliran jabatan maka seharusnya Panglima TNI berikutnya dijabat perwira tinggi (pati) TNI AD.
Tapi, TNI AD atau TNI AU juga tidak mungkin karena KSAD dan KSAU memasuki masa pensiun. "Sehingga untuk menyiapkan jabatan Panglima TNI harus ada keputusan khusus dari Presiden sebagai pemegang hak prerogatif. Apalagi posisi KSAD dan Panglima TNI sangat strategis karena saat ini akan menghadapi Pemilu dan Pilpres," ujarnya.
Hasanuddin mengungkapkan untuk jabatan KSAD sebelum pensiun sudah harus ada serah terima kepada KSAD baru. "Siapa kira-kira penggantinya tentu yang memenuhi persyaratan. Ada tiga perwira tinggi berpangkat Letjen di TNI AD saat ini yang berpotensi masuk dalam bursa kandidat," katanya.
Lihat Juga :