Rieke Diah Pitaloka Bangga Arsip Pidato Bung Karno di PBB Jadi Memori Dunia UNESCO
Rabu, 26 Juli 2023 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
Dia menekankan bahwa penyerahan sertifikat UNESCO sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap 3 warisan dukomenter bangsa Indonesia layak dirayakan sebagai suatu kebanggaan dan kebahagiaan. "Namun melalui penghargaan UNESCO ini, sesungguhnya kita diingatkan akan tanggung jawab untuk terus melestarikan dan membuka akses terhadap warisan dokumenter tersebut kepada masyarakat dunia," kata Imam.
Dia mengungkapkan tahun ini Indonesia dengan 9 negara Asia Tenggara dan ASEAN Secretariat akan menominasikan arsip Pembentukan ASEAN sebagai Memori of the World Asia Pacific. Dia menilai upaya itu dilakukan karena Arsip Pembentukan ASEAN memiliki signifikasi regional yang tinggi, khususnya sebagai organisasi regional yang berperan penting dalam menjaga stabilitas politik keamanan di Kawasan Asia Tenggara pada khususnya dan dunia pada umumnya.
"Pembentukan ASEAN merupakan sebuah proses yang berlangsung sejak dideklarasikan pada tahun 1967 hingga akhirnya disepakatinya ASEAN Charter 2007," tutur Imam.
Acara itu dihadiri oleh beberapa tamu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Briokrasi (PANRB) Abdulah Azwar Anas, Prof. Wardiman Djoyonegoro (Mantan Menteri Pendidikan 1993-1999), Kepala Perpusnas Dr. Syarif Bando, Dr. Rieke Diah Pitaloka (Duta Arsip Nasional), Ana Lomtadze perwakilan UNESCO Indonesia, Staf Ahli Kementrian Luar Negeri dan beberapa Duta Besar Negara Asia Afrika.
Dia mengungkapkan tahun ini Indonesia dengan 9 negara Asia Tenggara dan ASEAN Secretariat akan menominasikan arsip Pembentukan ASEAN sebagai Memori of the World Asia Pacific. Dia menilai upaya itu dilakukan karena Arsip Pembentukan ASEAN memiliki signifikasi regional yang tinggi, khususnya sebagai organisasi regional yang berperan penting dalam menjaga stabilitas politik keamanan di Kawasan Asia Tenggara pada khususnya dan dunia pada umumnya.
"Pembentukan ASEAN merupakan sebuah proses yang berlangsung sejak dideklarasikan pada tahun 1967 hingga akhirnya disepakatinya ASEAN Charter 2007," tutur Imam.
Acara itu dihadiri oleh beberapa tamu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Briokrasi (PANRB) Abdulah Azwar Anas, Prof. Wardiman Djoyonegoro (Mantan Menteri Pendidikan 1993-1999), Kepala Perpusnas Dr. Syarif Bando, Dr. Rieke Diah Pitaloka (Duta Arsip Nasional), Ana Lomtadze perwakilan UNESCO Indonesia, Staf Ahli Kementrian Luar Negeri dan beberapa Duta Besar Negara Asia Afrika.
(rca)
Lihat Juga :