Fenomena Salju Turun di Grasberg Papua, BMKG: Biasanya di Bulan Juni, Juli, dan Agustus
Rabu, 26 Juli 2023 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Guswanto mengatakan pihaknya telah melakukan konfirmasi dengan PT Freeport Indonesia bahwa kejadian yang dibagikan di medsos itu terjadi pada hari Kamis 20 Juli 2023 pukul 17.00 WIT. Kejadian itu, kata Guswanto, belum terjadi lagi hingga hari ini.
“Hal ini setelah kami konfirmasi dengan orang Freeport untuk kejadian yang dikirim di medsos info kejadiannya sore sekitar jam 17.00 WIT hari Kamis tanggal 20, belum terjadi lagi sampai hari ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Guswanto pun menegaskan jika salju turun di Grasberg merupakan fenomena yang lumrah terjadi. “Menurut kita itu fenomena yang lumrah bila terjadinya di Puncak Grasberg atau Tembagapura Papua.”
Pasalnya, puncak Grasberg mempunyai ketinggian lebih dari 4.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) sehingga suhu udara di sana berkisar antara 15 hingga 18 derajat Celcius.
“Puncak Grasberg memiliki ketinggian 4.600 mdpl atau lebih, dimana suhunya berkisar 15-18 derajat celcius, perlu diketahui temperatur udara akan turun 1 derajat untuk setiap kenaikan ketinggian 100 mdpl,” kata Guswanto.
“Hal ini setelah kami konfirmasi dengan orang Freeport untuk kejadian yang dikirim di medsos info kejadiannya sore sekitar jam 17.00 WIT hari Kamis tanggal 20, belum terjadi lagi sampai hari ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Guswanto pun menegaskan jika salju turun di Grasberg merupakan fenomena yang lumrah terjadi. “Menurut kita itu fenomena yang lumrah bila terjadinya di Puncak Grasberg atau Tembagapura Papua.”
Pasalnya, puncak Grasberg mempunyai ketinggian lebih dari 4.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) sehingga suhu udara di sana berkisar antara 15 hingga 18 derajat Celcius.
“Puncak Grasberg memiliki ketinggian 4.600 mdpl atau lebih, dimana suhunya berkisar 15-18 derajat celcius, perlu diketahui temperatur udara akan turun 1 derajat untuk setiap kenaikan ketinggian 100 mdpl,” kata Guswanto.
Lihat Juga :