Kunjungi PT Pindad, Jokowi Minta Industri Pertahanan Dikembangkan
Senin, 24 Juli 2023 - 20:06 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kompleks PT Pindad (Persero) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023). Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengunjungi Kompleks PT Pindad (Persero) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023). Jokowi menuturkan industri pertahanan dalam negeri harus dikembangkan.
"Saya hanya ingin menggarisbawahi bahwa industri pertahanan di negara kita memang memiliki prospek yang baik dan harus dikembangkan, baik yang berkaitan dengan peluru, baik yang berkaitan dengan kendaraan, baik yang berkaitan dengan senjata, semuanya karena permintaannya banyak," ujar Jokowi dalam keterangannya, Senin (24/7/2023).
Dia menambahkan, saat ini dunia sedang mengalami kekurangan peluru. Bahkan dalam setiap kunjungannya ke negara lain, ketersediaan peluru selalu menjadi topik yang dibahas antarpemimpin negara.
Baca juga: Momen Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Naik Kendaraan Maung Dikemudikan Menhan Prabowo
"Di setiap kunjungan saya ke negara lain, mereka selalu menanyakan mengenai yang berkaitan dengan barang ini, peluru. Dan sekarang dunia memang kekurangan peluru," katanya.
"Saya hanya ingin menggarisbawahi bahwa industri pertahanan di negara kita memang memiliki prospek yang baik dan harus dikembangkan, baik yang berkaitan dengan peluru, baik yang berkaitan dengan kendaraan, baik yang berkaitan dengan senjata, semuanya karena permintaannya banyak," ujar Jokowi dalam keterangannya, Senin (24/7/2023).
Dia menambahkan, saat ini dunia sedang mengalami kekurangan peluru. Bahkan dalam setiap kunjungannya ke negara lain, ketersediaan peluru selalu menjadi topik yang dibahas antarpemimpin negara.
Baca juga: Momen Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Naik Kendaraan Maung Dikemudikan Menhan Prabowo
"Di setiap kunjungan saya ke negara lain, mereka selalu menanyakan mengenai yang berkaitan dengan barang ini, peluru. Dan sekarang dunia memang kekurangan peluru," katanya.
Lihat Juga :