Tiba di Mabes Polri, Eks Wabup Indramayu Lucky Hakim Jalani Pemeriksaan soal Al-Zaytun
Jum'at, 14 Juli 2023 - 11:34 WIB
loading...
Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Foto/MPI/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Lucky bakal menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus Pondok Pesantren Al-Zaytun .
"Jadi hari ini saya datang ke Mabes Pokri memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan penistaan agama. Pemanggilannya hari ini pukul 10.00 WIB di Mabes Polri," ungkap Lucky saat tiba di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Lucky menegaskan, akan menjawab semua pertanyaan yang dilayangkan oleh penyidik. Ia pun menduga bahwa pemanggilan hari ini adalah berkaitan dengan kedatangannya ke Ponpes Al-Zaytun beberapa waktu lalu saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu.
"Mungkin nanti saya akan menyampaikan apa yang ditanyakan dan apa yang saya ketahui dan saya alami terkait hal ini," katanya.
Baca: Soal Penetapan Tersangka Kasus Panji Gumilang, Polri: Tunggu Hasil Puslabfor
"Kalau saya menduga saat ini kan, bahwa kalau saya menjadi saksi karena memang di dalam video-video itu kan ada muka saya mungkin ditanya peristiwa hari itu seperti apa," sambungnya.
"Jadi hari ini saya datang ke Mabes Pokri memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan penistaan agama. Pemanggilannya hari ini pukul 10.00 WIB di Mabes Polri," ungkap Lucky saat tiba di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Lucky menegaskan, akan menjawab semua pertanyaan yang dilayangkan oleh penyidik. Ia pun menduga bahwa pemanggilan hari ini adalah berkaitan dengan kedatangannya ke Ponpes Al-Zaytun beberapa waktu lalu saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu.
"Mungkin nanti saya akan menyampaikan apa yang ditanyakan dan apa yang saya ketahui dan saya alami terkait hal ini," katanya.
Baca: Soal Penetapan Tersangka Kasus Panji Gumilang, Polri: Tunggu Hasil Puslabfor
"Kalau saya menduga saat ini kan, bahwa kalau saya menjadi saksi karena memang di dalam video-video itu kan ada muka saya mungkin ditanya peristiwa hari itu seperti apa," sambungnya.
Lihat Juga :