Muhammadiyah Berharap Pilpres 2024 Diikuti Minimal 3 Paslon, Abdul Mu'ti: Kalau 2 Pasang, Terlalu
Kamis, 22 Juni 2023 - 23:58 WIB
loading...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti seusai Media Gathering PP Muhammadiyah di Auditorium Lantai 6 Masjid At-Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berharap Pilpres 2024 diikuti minimal tiga pasangan calon (paslon). Hal itu agar polarisasi seperti Pilpres 2019 tak terulang.
Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam acara Media Gathering PP Muhammadiyah di Auditorium Lantai 6 Masjid At-Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/6/2023), dari 275 juta penduduk Indonesia, aneh jika yang bertarung di pilpres hanya dua paslon.
"Di dunia pendidikan itu kalau cuma dua kan seperti milih soal B (Benar, red) atau S (Salah, red). Kalau nggak B, ya S. Ternyata dipilih B, ternyata S. Dipilih salah, ternyata benar," ujar Mu'ti berkelakar.
Baca Juga: Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres 2024, Begini Respons Muhammadiyah
Mu'ti menambahkan, polarisasi yang terjadi saat hanya ada dua paslon yang bertarung di pilpres lalu sampai saat ini belum sepenuhnya reda. Karena itu, lanjut Mu'ti, Muhammadiyah mengusulkan supaya minimal ada tiga paslon di Pilpres 2024 . "Syukur kalau bisa empat. Karena apa? Kalau kita lihat kontestasinya itu kan memungkinkan," katanya.
Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam acara Media Gathering PP Muhammadiyah di Auditorium Lantai 6 Masjid At-Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/6/2023), dari 275 juta penduduk Indonesia, aneh jika yang bertarung di pilpres hanya dua paslon.
"Di dunia pendidikan itu kalau cuma dua kan seperti milih soal B (Benar, red) atau S (Salah, red). Kalau nggak B, ya S. Ternyata dipilih B, ternyata S. Dipilih salah, ternyata benar," ujar Mu'ti berkelakar.
Baca Juga: Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres 2024, Begini Respons Muhammadiyah
Mu'ti menambahkan, polarisasi yang terjadi saat hanya ada dua paslon yang bertarung di pilpres lalu sampai saat ini belum sepenuhnya reda. Karena itu, lanjut Mu'ti, Muhammadiyah mengusulkan supaya minimal ada tiga paslon di Pilpres 2024 . "Syukur kalau bisa empat. Karena apa? Kalau kita lihat kontestasinya itu kan memungkinkan," katanya.
Lihat Juga :